Kebakaran Hebat di Ruko Cat Marelan: Wanita Tewas, Tiga Penyintas, Penyebab Ternyata Campur Cat dengan Thinner

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 10 April 2026 | Medan, 9 April 2026 – Sebuah ruko tiga lantai yang berlokasi di Jalan Marelan Raya, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan, terbakar hebat pada siang hari Kamis, menewaskan seorang wanita dan melukai dua orang lainnya. Kebakaran terjadi ketika proses pencampuran cat dengan cairan thinner di lantai dasar memicu ledakan api yang cepat meluas hingga menenggelamkan seluruh bangunan.

Kronologi Kejadian

Menurut saksi mata, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB setelah menerima laporan dari warga sekitar. Sebuah jerigen berisi thinner yang berada di lantai bawah terbakar terlebih dahulu. Upaya pemilik toko untuk mengeluarkan jerigen tersebut gagal, malah memperparah situasi karena api langsung menyambar bahan-bahan lain yang mudah terbakar seperti cat, pelarut, dan peralatan kimia.

Baca juga:
Brian Uriarte Terkapar di Kandang Sendiri: Kekecewaan Besar KTM Ajo Usai Kalah dari Veda di Moto3 Spanyol 2026

Suara ledakan terdengar beberapa kali, menandakan tekanan gas di dalam jerigen atau tabung cairan mencapai titik kritis. Asap hitam pekat menjulang tinggi, memaksa warga sekitar melarikan diri dan menimbulkan kepanikan di kawasan padat penduduk.

Respon Tim Pemadam Kebakaran

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan mengerahkan delapan unit armada, termasuk kendaraan pemadam berkapasitas tinggi dan tim penyelamat khusus. Petugas bekerja selama hampir dua jam untuk mengendalikan api yang sulit dipadamkan karena karakteristik bahan kimia dalam ruko. Penggunaan air semata tidak efektif; suhu tinggi dan reaksi kimia mempercepat penyebaran api.

Setelah api berhasil dikendalikan, tim melakukan penyisiran. Di dalam ruko yang telah hangus, ditemukan jasad seorang wanita berusia sekitar 45 tahun, yang kemudian diidentifikasi sebagai ibu pemilik toko. Jasad korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk autopsi.

Baca juga:
Marcus Rashford di Ambang Perpisahan: AC Milan & Juventus Siap Mengintai

Korban dan Penyintas

  • Korban meninggal: Seorang wanita, ibu pemilik ruko, terperangkap di lantai tiga dan tidak sempat melarikan diri.
  • Penyintas selamat: Tiga orang berhasil dievakuasi, dua di antaranya mengalami luka ringan akibat terhirup asap dan luka bakar ringan.
  • Penanganan medis: Para penyintas langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.

Penyebab Kebakaran

Investigasi awal mengindikasikan bahwa kebakaran dipicu oleh proses pencampuran cat dengan thinner tanpa prosedur keamanan yang memadai. Thinner merupakan pelarut yang sangat mudah terbakar; ketika bersentuhan dengan sumber api atau suhu tinggi, dapat menyebabkan percikan api yang cepat menyebar.

Pihak berwenang masih menelusuri apakah ada kelalaian prosedural atau kurangnya fasilitas penyimpanan yang aman untuk bahan kimia di dalam ruko tersebut. Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran menekankan pentingnya edukasi bagi pemilik usaha yang menangani bahan kimia berbahaya.

Reaksi Masyarakat dan Upaya Penanggulangan

Warga sekitar mengungkapkan rasa duka dan keprihatinan atas tragedi ini. “Kami semua terkejut, tidak menyangka kebakaran bisa meluas begitu cepat. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pelaku usaha,” ujar salah satu saksi, Udin.

Baca juga:
Kimi Antonelli Catat Sejarah: Juara GP Jepang 2026, Pemimpin Klasemen Termuda di F1

Pemerintah kota Medan berjanji akan meningkatkan inspeksi keamanan pada tempat-tempat yang menyimpan bahan kimia berbahaya, serta memperketat regulasi penyimpanan dan penanganannya.

Kasus ini menambah deretan kebakaran besar yang melanda Medan dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari toko cat hingga pabrik cat di daerah Sei Mati Seruwai. Penanganan cepat dan koordinasi antar lembaga menjadi kunci untuk meminimalisir kerugian jiwa dan harta benda.

Tragedi di Marelan menunjukkan betapa pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, khususnya pada usaha yang melibatkan bahan kimia mudah terbakar. Diharapkan, setelah penyelidikan selesai, rekomendasi konkret akan dikeluarkan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.