Persib Bandung Kirim Surat Protes Panjang Usai Kontroversi Wasit, Bojan Hodak Tungguk Respons Liga

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 23 April 2026 | Persib Bandung resmi mengirimkan surat protes kepada operator BRI Super League dan PSSI pada Rabu, 22 April 2026, menyusul pertandingan pekan ke-28 melawan Dewa United di Banten International Stadium. Surat yang dikirim oleh manajemen Maung Bandung ini menyoroti sejumlah keputusan kontroversial yang diambil oleh wasit Yoko Supriyanto serta beberapa insiden lain yang dianggap merugikan tim.

Detail Surat Protes

Menurut pernyataan pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, surat tersebut berisi rangkaian keluhan yang cukup panjang. “Kami mengirimnya hari ini karena ada banyak detail, bukan hanya soal wasit, ada beberapa masalah lain juga,” ujar Hodak. Surat tersebut menuntut klarifikasi resmi terkait gol pertama Dewa United yang, menurut Persib, seharusnya tidak dihitung karena bola sudah keluar lapangan sebelum Alex Martins Ferreira mengeksekusinya.

Baca juga:
Debut Gemilang Evandra Florasta di Bhayangkara FC: Dari Timnas U17 ke Panggung Super League

Kontroversi Wasit Yoko Supriyanto

Pertandingan yang berlangsung pada Senin, 20 April 2026, menjadi sorotan utama karena dua keputusan penting wasit. Pertama, gol Dewa United pada menit ke‑24 dinyatakan sah meskipun rekaman video menunjukkan bola telah melewati garis gawang. Kedua, pada menit ke‑61, Dewa United memperbesar keunggulan menjadi 2‑0 melalui gol Ricky Kambuaya. Persib kemudian bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2‑2 berkat penalti dari Thom Haye (77’) dan Andrew Jung (86’).

Reaksi Bojan Hodak

Bojan Hodak menegaskan bahwa manajemen klub menunggu respons resmi dari operator liga dan PSSI. “Saya tidak tahu apakah mereka akan melakukan sesuatu tentang hal ini atau tidak,” kata Hodak. Meski demikian, pelatih tersebut tetap optimis bahwa keputusan yang adil akan membantu meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia ke depannya.

Baca juga:
Kendal Tornado FC Hajar Persiba Balikpapan 3-0, Laskar Badai Pantura Meroket ke Posisi Empat

Langkah Selanjutnya Persib

Sebagai tambahan, Persib Bandung tengah memfokuskan energinya pada enam laga sisa kompetisi. Bojan Hodak menegaskan bahwa tim tidak merasakan tekanan berlebih menjelang pertandingan penting melawan Arema FC yang dijadwalkan pada 25 April 2026. “Tidak ada tekanan. Tekanan itu kalau ada seseorang yang menodongkan pistol di depanmu, itu baru tekanan,” ujarnya.

Dengan posisi puncak klasemen berisi 65 poin, Persib berupaya mempertahankan keunggulan tipis atas pesaing seperti Borneo FC dan Persija Jakarta. Manajemen berharap surat protes dapat menjadi titik balik untuk memperbaiki standar penilaian wasit serta prosedur kompetisi.

Baca juga:
Bojan Hodak: Persib Tak Perlu Pikirkan Gelar Dini, Nasib Juara Baru Akan Terungkap di Pekan Terakhir

Jika pihak liga memberikan tanggapan positif, Persib berencana memperkuat komitmen pada fair play dan meningkatkan kualitas permainan di sisa musim. Sebaliknya, jika tidak ada tindakan, klub berjanji akan terus mengajukan masukan demi kepentingan sepak bola nasional.

Tinggalkan komentar