Nissan Terrano PHEV Kembali Menggebrak Pasar SUV: Desain Ikonik, Efisiensi Listrik, dan Teknologi Hybrid Terkini

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 29 April 2026 | Nissan kembali menampilkan kembali nama legendarisnya, Terrano, namun kali ini dengan sentuhan futuristik berupa sistem plug‑in hybrid (PHEV). Penampilan baru ini tidak sekadar menghidupkan kembali model klasik, melainkan menambah dimensi ramah lingkungan pada segmen SUV yang semakin kompetitif di pasar Indonesia.

Desain Kembali yang Ikonik

Terinspirasi dari siluet Terrano generasi 1990‑2000, Nissan menyesuaikan garis bodi dengan bahasa desain modern. Grill depan yang lebar, lampu LED tajam, serta aksen bodi berwarna matte menegaskan karakter tangguh sekaligus elegan. Interior pun mendapatkan revamp lengkap: dashboard melengkung dengan layar sentuh 12,3 inci, kontrol iklim dual‑zone, serta material premium yang menambah rasa mewah.

Baca juga:
iPhone 13 Turun Harga: Apa yang Perlu Anda Ketahui di 2024?

Teknologi PHEV Terdepan

Nissan Terrano PHEV menggabungkan mesin bensin 2.0 liter turbocharged dengan motor listrik berdaya 115 kW. Sistem baterai lithium‑ion berkapasitas 13,8 kWh memungkinkan jarak tempuh listrik murni hingga 70 km, cukup untuk kebutuhan harian di kota. Dengan mode hybrid otomatis, kendaraan dapat beralih secara mulus antara tenaga listrik dan bensin, menghasilkan efisiensi bahan bakar hingga 5,2 km/liter lebih baik dibanding varian konvensional.

  • Pengisian cepat: 80% dalam 30 menit via charger DC.
  • Regenerasi energi saat pengereman.
  • Mode Eco, Sport, dan EV untuk pilihan pengemudian.

Target Pasar dan Persaingan

Pasar SUV di Indonesia tengah didominasi oleh model-model ber‑engine bensin konvensional. Dengan kehadiran Nissan Terrano PHEV, produsen berupaya menarik konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan kemampuan off‑road. Kompetitor utama meliputi Toyota RAV4 Hybrid, Mitsubishi Outlander PHEV, serta Hyundai Tucson Hybrid. Keunggulan Nissan terletak pada kombinasi desain retro‑modern dan jaringan layanan purna jual yang luas.

Baca juga:
Jokowi dan Iriana Gelar Salat Idulfitri di Masjid Al‑Bina GBK, Jamaah Memadati Sejak Subuh

Langkah Selanjutnya Nissan

Nissan berencana meluncurkan varian ini pada kuartal kedua 2025, dengan harga estimasi sekitar Rp 650 juta – Rp 720 juta tergantung spesifikasi. Produsen juga menyiapkan paket layanan baterai termasuk garansi 8 tahun atau 160.000 km, serta program tukar tambah untuk mobil lama. Selain itu, Nissan menargetkan produksi lokal di pabrik Indonesia guna menekan biaya impor dan memperkuat ekosistem industri otomotif dalam negeri.

Jika tren adopsi kendaraan listrik terus meningkat, kehadiran Nissan Terrano PHEV dapat menjadi katalisator bagi produsen lain untuk mempercepat transisi ke teknologi hybrid dan listrik. Keputusan konsumen akan sangat dipengaruhi pada ketersediaan infrastruktur pengisian dan insentif pemerintah yang mendukung mobil ramah lingkungan.

Baca juga:
VinFast Evo 2026 Resmi Diluncurkan: Motor Listrik Retro Modern dengan Swap Baterai Kilat & GPS Tracker

Dengan menggabungkan warisan nama Terrano dan teknologi PHEV terbaru, Nissan tidak hanya menambah variasi di segmen SUV, melainkan juga menegaskan komitmen terhadap mobilitas berkelanjutan. Antisipasi pasar dan respon konsumen akan menjadi penentu sejauh mana Nissan Terrano PHEV dapat mengukir keberhasilan di Indonesia.

Tinggalkan komentar