Situasi Memanas di Yerusalem: Serbuan Pemukim Israel ke Masjid Al-Aqsa dan Spekulasi Masa Depan Pep Guardiola

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 24 Mei 2026 | Situasi di Yerusalem memanas setelah sekelompok pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, salah satu situs tersuci dalam agama Islam. Insiden ini terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026, waktu setempat, ketika sembilan pemukim Israel memaksa masuk ke kompleks masjid setelah menyerang dua penjaga keamanan.

Menurut Otoritas Yerusalem Palestina, para pemukim Israel melakukan penyerangan terhadap penjaga keamanan sebelum memasuki kompleks masjid. Mereka membawa persembahan roti untuk hari raya Yahudi, Shavuot, dan berhasil mencapai halaman Dome of the Rock, sebuah bangunan bersejarah berkubah emas yang sangat penting dalam ajaran Islam.

Baca juga:
Israel Serang Gaza: Putra Negosiator Hamas Tewas, 5 Orang Tewas dan Anak-Anak Palestina Tanggung Luka Perang

Insiden ini mendapat perhatian besar karena status quo yang diberlakukan sejak lama, yang melarang umat Yahudi melakukan ritual keagamaan atau berdoa di dalam kompleks suci tersebut. Otoritas Yerusalem Palestina menggambarkan aksi penyerbuan dan penyerangan oleh para pemukim Israel sebagai “preseden berbahaya dan yang pertama untuk insiden semacam itu sejak pendudukan Yerusalem pada tahun 1967”.

Sementara itu, di dunia sepakbola, spekulasi tentang masa depan Pep Guardiola semakin memanas. Setelah memastikan diri hengkang dari Manchester City di akhir musim ini, Guardiola disebut-sebut akan melatih Al Nassr. Klub asal Arab Saudi ini dikabarkan akan membayar Guardiola dengan gaji yang sangat tinggi, yaitu 130 juta euro per musim.

Agen Guardiola, Josep Maria Orobitg, membantah bahwa nilai 130 juta euro itu sudah menjadi gaji yang pasti. Namun, Orobitg mengakui bahwa ada kontak antara Guardiola dan Al Nassr, meskipun belum memasuki tahapan pembicaraan serius.

Insiden di Yerusalem dan spekulasi tentang masa depan Guardiola merupakan dua berita yang berbeda, namun keduanya memiliki dampak yang signifikan dalam dunia internasional. Situasi di Yerusalem memanas, sementara dunia sepakbola menantikan keputusan Guardiola tentang masa depannya.

Dalam beberapa hari terakhir, situasi di Yerusalem semakin memburuk. Insiden penyerbuan kompleks Masjid Al-Aqsa oleh pemukim Israel telah meningkatkan tensi antara Israel dan Palestina. Sementara itu, di dunia sepakbola, spekulasi tentang masa depan Guardiola terus berlanjut. Apakah Guardiola akan melatih Al Nassr atau tidak, hanya waktu yang akan menjawabnya.

Baca juga:
Iran Pertahankan Drone Iran Meski Diserang AS, Kekuatan Militer Tak Lumpuh

Tinggalkan komentar