Kylian Mbappe dan Penghormatan Terharu dari Alvaro Arbeloa

Olahraga67 Dilihat
banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 25 Mei 2026 | Alvaro Arbeloa, mantan pelatih Real Madrid, baru saja mengundurkan diri dari jabatannya setelah kemenangan atas Athletic Club pada laga terakhir musim. Keputusan ini menutup periode singkat penuh tekanan yang dijalaninya di Santiago Bernabeu.

Mantan bek Los Blancos tersebut mengambil alih tim dalam situasi sulit setelah kepergian Xabi Alonso. Arbeloa harus menangani ruang ganti yang disebut sedang berada dalam kondisi tidak stabil.

banner 336x280

Kepergiannya langsung mendapat respons dari sejumlah pemain utama Real Madrid. Kylian Mbappe menjadi salah satu sosok pertama yang menyampaikan pesan kepada Arbeloa setelah kabar pengunduran dirinya diumumkan.

Mbappe, yang menjalani musim penuh tantangan bersama Real Madrid, dikabarkan menghubungi Arbeloa untuk mengucapkan salam perpisahan dan dukungan atas masa depannya. Pesan dari penyerang timnas Prancis itu membuat Arbeloa tersentuh.

Arbeloa kemudian membalas melalui unggahan media sosial dengan pujian besar kepada Mbappe. “Terima kasih banyak, Kylian Mbappe. Saya akan selalu bangga pernah melatih pesepak bola luar biasa dengan bakat yang tak tertandingi. Masa-masa sulit tidak berlangsung selamanya, tetapi orang-orang kuat akan tetap bertahan,” tulis Arbeloa.

Tidak hanya Mbappe, beberapa pemain senior Real Madrid juga memberikan penghormatan kepada pelatih asal Spanyol tersebut. Antonio Rudiger termasuk yang lebih dulu menyampaikan ucapan perpisahan.

“Terima kasih atas dukungan Anda. Semoga yang terbaik untuk Anda dan keluarga,” kata Rudiger. Arbeloa juga membalas pesan Rudiger dengan panggilan khusus. Ia menyebut bek asal Jerman tersebut sebagai “pejuang saya”.

Jude Bellingham turut memberikan pesan singkat kepada pelatih yang akan meninggalkan klub tersebut. Gelandang Inggris itu hanya menulis, “Terima kasih, mister.” Meski singkat, Arbeloa memberikan balasan panjang untuk Bellingham.

Arbeloa memuji karakter dan kualitas sang gelandang secara terbuka. “Seorang pemimpin alami. Profesional luar biasa. Pesepak bola kelas dunia. Dan pribadi yang hebat,” ujar Arbeloa tentang Bellingham.

Arbeloa memimpin Real Madrid dalam 28 pertandingan dengan catatan 18 kemenangan, dua hasil imbang, dan delapan kekalahan. Namun ia gagal mempersembahkan trofi selama enam bulan masa kepemimpinannya.

Sementara itu, musim Kylian Mbappe di Real Madrid juga menjadi perbincangan hangat. Ia berhasil mencetak 25 gol dalam 31 pertandingan Liga dan menjadi top skor di Liga Spanyol untuk kedua kalinya.

Mbappe juga mencetak 15 gol dalam Liga Champions, menjadi pemain kedua yang mencapai angka tersebut dalam satu musim, setelah Cristiano Ronaldo. Namun, Mbappe masih belum berhasil memenangkan hati pendukung Real Madrid.

Pendukung klub merasa bahwa Mbappe belum memberikan kontribusi yang cukup besar bagi tim, dan bahwa ia lebih fokus pada individu daripada kerja sama tim. Hal ini membuat Mbappe menjadi sorotan dan kritik dari pendukung dan media.

Kepergian Arbeloa dan musim yang tidak stabil dari Mbappe membuat Real Madrid harus melakukan evaluasi dan perubahan untuk meningkatkan kinerja tim di musim depan.

Dengan kepergian Arbeloa, Real Madrid harus mencari pelatih baru yang dapat membawa tim kembali ke jalur kesuksesan. Sementara itu, Mbappe harus meningkatkan kinerjanya dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi tim jika ingin memenangkan hati pendukung dan mencapai kesuksesan bersama Real Madrid.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga: