Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 30 Mei 2026 | Stadion U-Power menjadi saksi bisu sebuah drama sepak bola yang menguras emosi pada Jumat malam, 29 Mei 2026. Dalam laga leg kedua final playoff Serie B yang mempertemukan Monza vs Catanzaro, tuan rumah harus menelan pil pahit kekalahan 0-2 di hadapan pendukungnya sendiri. Namun, meski kalah secara skor di lapangan, Monza tetap dipastikan naik kasta ke Serie A musim depan berkat keunggulan posisi di klasemen akhir musim reguler. Memasuki lapangan dengan beban harus mengejar ketertinggalan dua gol dari leg pertama, Catanzaro tampil tanpa beban dan sangat agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Pelatih Aquilani menginstruksikan anak asuhnya untuk menekan tinggi, sebuah strategi yang membuat barisan pertahanan Monza yang dipimpin oleh Delli Carri tampak gugup di menit-menit awal.
Gol yang dinanti tim tamu akhirnya tercipta pada menit ke-39. Berawal dari skema serangan balik yang rapi, Fellipe Jack berhasil menyambut umpan silang dengan sundulan tajam yang gagal dihalau oleh kiper Monza, Thiam. Gol ini mengubah atmosfer stadion menjadi tegang, sekaligus membangkitkan asa bagi ribuan pendukung Catanzaro yang hadir di tribun tandang.
Di babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Monza mencoba keluar dari tekanan melalui aksi Dany Mota dan Cutrone, namun penyelesaian akhir yang buruk serta gemilangnya performa Pigliacelli di bawah mistar gawang Catanzaro membuat skor tetap tidak berubah hingga memasuki pertengahan babak kedua.
Bencana bagi Monza kembali datang pada menit ke-78. Frosinini melepaskan tendangan keras yang kembali merobek jala Thiam, mengubah kedudukan menjadi 0-2. Dengan skor agregat yang kini imbang 2-2, Catanzaro hanya membutuhkan satu gol tambahan untuk benar-benar membalikkan keadaan dan merebut tiket promosi.
Berikut adalah statistik singkat kunci pertandingan tersebut:
Menit-menit akhir pertandingan berubah menjadi medan pertempuran fisik. Wasit Massa harus bekerja keras menenangkan para pemain yang mulai tersulut emosi. Puncaknya, Dany Mota yang sudah ditarik keluar ke bangku cadangan harus menerima kartu merah akibat protes keras terhadap keputusan wasit. Di sisi lain, Iemmello hampir saja mengubur impian Monza andai sontekannya di menit ke-88 tidak meleset tipis dari tiang gawang.
Meskipun agregat akhir menunjukkan angka 2-2, regulasi playoff Serie B menyatakan bahwa jika skor agregat imbang setelah dua pertandingan, tim yang memiliki posisi klasemen lebih tinggi di musim reguler berhak dinyatakan sebagai pemenang. Monza yang mengakhiri musim di posisi ketiga jauh lebih diuntungkan dibandingkan Catanzaro yang berada di peringkat kelima.
Kenyataan pahit ini terlihat jelas pada wajah pelatih Aquilani yang tak kuasa menahan tangis saat peluit panjang dibunyikan. Catanzaro telah memenangkan pertempuran di Monza, namun mereka kalah dalam peperangan memperebutkan tiket promosi. Sementara itu, pelatih Monza, Bianco, langsung merayakan keberhasilan ini meski timnya tampil di bawah performa terbaik pada laga penentuan ini.
Dengan hasil ini, Monza resmi menyusul Venezia dan Frosinone sebagai tiga tim yang dipromosikan ke Serie A untuk musim 2026/2027. Bagi Monza, ini adalah kembalinya mereka ke kasta tertinggi setelah perjuangan panjang di kasta kedua, sementara bagi Catanzaro, kegagalan ini menjadi motivasi besar untuk mencoba kembali di musim depan setelah menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang fase playoff.
Jalannya Pertandingan: Catanzaro Nyaris Ciptakan Keajaiban
Gol Frosinini dan Menit-Menit Akhir yang Mencekam
Aspek Pertandingan
Monza
Catanzaro
Skor Akhir
0
2
Penguasaan Bola
48%
52%
Total Tembakan
11
15
Kartu Kuning
4
3
Kartu Merah
1 (Cadangan)
0
Aturan Klasemen yang Menyelamatkan Monza
Daftar Susunan Pemain
Drama di U-Power Stadium: Kalah dari Catanzaro, Monza Tetap Segel Tiket Promosi Serie A
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:













