Drama Injury Time, Barito Putera Gagal Gapai Puncak Saat Tertahan Persiku Kudus 1-1

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 29 Maret 2026 | Stadion 17 Mei, Banjarmasin menjadi saksi duel sengit dalam lanjutan Pegadaian Championship Liga 2 2025/2026 ketika Barito Putera menjamu Persiku Kudus pada Minggu, 29 Maret 2026. Kedua tim berjuang keras untuk mengamankan poin penting; tuan rumah mengincar tiga angka demi menutup jarak dengan pemuncak klasemen, sementara tamu berusaha mengumpulkan satu poin agar tetap berada di zona aman papan tengah.

Kronologi Pertandingan

Sejak peluit pertama, Barito Putera menampilkan pola serangan agresif. Pemain senior Rizki Pora menjadi motor utama, menciptakan ruang bagi rekan-rekannya. Pada menit ke‑24, Wildan Ramdani menegaskan peluang lewat sundulan setelah menerima umpan lambung dari sisi kanan, namun tembakan meleset tipis dari tiang gawang yang dijaga Riki Pambudi. Lima menit kemudian, Alecsandro Pereira hampir membuka keunggulan lewat sundulan serupa, namun wasit menolak karena pelanggaran terhadap kiper Persiku.

Baca juga:
Krisis Peserta BPJS Nonaktif: CSR Mapalus dan Sinergi Posbankum Siapkan Solusi Bagi Jutaan Warga

Persiku Kudus tidak tinggal diam. Duet asing Caique Sousa dan Igor Henrique memberikan tekanan balik yang menantang lini belakang Barito. Pada menit ke‑39, Igor Henrique melancarkan tendangan bebas dari luar kotak penalti; bola melintasi pagar hidup namun tidak menemukan sasaran. Babak pertama usai dengan skor 0‑0.

Masuk babak kedua, intensitas serangan Barito Putera kembali meningkat. Jamerson, bek tengah Persiku, tampil solid menahan beberapa serangan awal. Pada menit ke‑54, Igor Henrique hampir mencetak gol setelah memblok sapuan kiper M Ridho, tetapi gol ditolak karena Ridho berhasil mengamankan bola. Imam Bagus memberi peluang pada menit ke‑66 dengan tembakan first‑time yang masih dapat dibendung oleh kiper Barito.

Poin pertama muncul pada menit ke‑75 setelah Barito Putera mendapat tendangan bebas di dalam kotak penalti. Rizki Pora mengeksekusi dengan tendangan melengkung ke sudut kiri atas, menjadikan skor 1‑0 untuk tuan rumah. Namun, kegembiraan Barito tidak bertahan lama. Pada menit tambahan 90+5, Igor Henrique menerima umpan matang di dalam kotak penalti, menembak keras. Bola memantul dari Renato Alves yang berusaha menghalau, namun justru berbalik masuk ke gawangnya sendiri, menyamakan kedudukan menjadi 1‑1.

Baca juga:
MPL Season 17 Dibuka dengan Kejutan Besar: Dominasi Team Liquid, ONIC dan Vanguard FC Tampil Memukau

Detik‑detik akhir menyaksikan Barito Putera bermain dengan sepuluh orang setelah Bagas Kafa menerima kartu merah karena pelanggaran keras terhadap Putra Chaniago. Meski berada dalam keunggulan jumlah pemain, tim tuan rumah tidak mampu menambah gol, sehingga hasil akhir tetap imbang.

Dampak pada Klasemen

Kemenangan yang seharusnya memberi Barito Putera tiga poin kini beralih menjadi satu poin. Dengan hasil ini, Barito tetap berada di posisi kedua Grup B dengan 41 poin, namun jarak empat angka dengan pemuncak klasemen, PSS Sleman, tetap terjaga. Sementara Persiku Kudus mempertahankan posisi ketujuh dengan 22 poin, memperkecil risiko terjebak zona degradasi.

Prediksi dan Jadwal Selanjutnya

Berita selanjutnya mengungkapkan bahwa laga berikutnya Barito Putera akan berhadapan dengan PSS Sleman di kandang. Pertandingan ini menjadi peluang emas bagi Laskar Antasari untuk menutup jarak dengan pemuncak dan mengokohkan posisi promosi. Menurut analisis internal, Barito Putera masih diunggulkan secara statistik, mengingat rekor head‑to‑head yang lebih baik (menang 2‑0 dan 1‑0 dalam pertemuan terdahulu). Namun, kekuatan serangan balik Persiku Kudus yang dipimpin Igor Henrique tetap menjadi ancaman bila tidak dapat diatasi.

Baca juga:
Skandal Apartemen Nayumi Malang: 60 Pembeli Surati Kejaksaan, Apa Sebenarnya yang Terjadi?

Jadwal lengkap Pegadaian Championship 2025/2026 menampilkan beberapa pertandingan krusial pada pekan selanjutnya, termasuk konfrontasi antara Barito Putera dan tim-tim papan atas lainnya. Penggemar dapat menyaksikan pertandingan-pertandingan tersebut melalui layanan live streaming resmi yang tersedia pada platform penyiaran nasional, tanpa perlu mengakses tautan eksternal.

Secara keseluruhan, pertandingan ini memperlihatkan ketegangan yang tinggi, gol dramatis di menit akhir, serta konsekuensi penting bagi kedua tim dalam perburuan poin. Barito Putera harus segera bangkit dan memanfaatkan peluang di pertandingan berikutnya untuk kembali menancapkan langkah ke puncak klasemen, sementara Persiku Kudus dapat mengandalkan ketangguhan mental mereka untuk terus mengumpulkan poin di papan tengah.