Drama Penalti Memporak-porandakan Harapan Atletico Madrid: Simeone Gagal Raih Copa del Rey

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 20 April 2026 | Atletico Madrid harus menelan kepahitan pada laga final Copa del Rey yang berlangsung di Estadio de La Cartuja, Sevilla, ketika tim Spanyol Real Sociedad mengalahkan mereka lewat adu penalti 4-3 setelah kedua tim berakhir imbang 2-2 dalam waktu reguler dan perpanjangan.

Laga Berakhir Dramatis

Pertandingan yang dimulai pada sore hari 19 April 2026 itu menyuguhkan aksi seru sejak menit pertama. Atletico Madrid, yang dipimpin oleh pelatih legendaris Diego Simeone, menampilkan tekanan tinggi dan berhasil membuka keunggulan lewat gol dari Julian Alvarez pada menit ke-23. Namun, Real Sociedad cepat bangkit dan menyamakan kedudukan lewat gol dari Mikel Oyarzabal pada menit ke-37.

Baca juga:
Lookman Bikin Gempar Derby Madrid: Gol Pembuka, Form Memukau, dan Harapan Super Eagles

Babak pertama berakhir dengan skor 1-1. Di babak kedua, kedua tim kembali mencetak gol masing‑masing; Alexander Sorloth menambah satu angka bagi Atletico pada menit ke-58, sementara Real Sociedad kembali menyamakan lewat gol dari Mikel Merino pada menit ke-71. Hasil akhir 2-2 memaksa kedua tim melaju ke adu penalti.

Penalti yang Menentukan

Dalam sesi adu penalti, tekanan terasa sangat berat bagi kedua belah pihak. Julian Alvarez, yang sebelumnya menjadi pahlawan dengan gol pembuka, gagal mengeksekusi tendangan ke‑empatnya, memantul lebar ke tiang gawang. Alexander Sorloth, penyerang asal Norwegia, juga tidak beruntung; tendangannya terhalang oleh kiper Real Sociedad, Unai Marrero, yang menebak arah dengan tepat.

Unai Marrero menjadi sorotan utama setelah menyelamatkan dua tembakan berturut‑turut. Dalam wawancara dengan Diario MARCA, Marrero mengungkapkan bahwa ia belajar pola tendangan lawan‑lawannya, termasuk Alvarez dan Sorloth, berkat arahan pelatih kiper Real Sociedad, Alex Remiro. “Saya merasa tenang dan tidak banyak berpikir. Menyelamatkan dua penalti sangat memuaskan,” ujarnya.

Baca juga:
Drama di Moustoir: Lorient Tantang Marseille untuk Merebut Tiket Champions League

Reaksi Diego Simeone

Setelah hasil resmi diumumkan, Diego Simeone menegaskan bahwa timnya telah bermain dengan baik meski harus menelan kekalahan. “Kami sudah bermain dengan bagus. Pemain memberikan semuanya yang mereka miliki. Sayangnya, mereka (Sociedad) bisa memenangi adu penalti,” kata Simeone yang dikutip oleh Diario AS.

Namun, pelatih asal Argentina tersebut menolak membiarkan kegagalan tersebut menggerogoti mental tim. “Kekalahan ini tidak membuat mentalitas Koke dan rekan‑rekan runtuh. Kami masih memiliki kesempatan untuk melaju ke final Liga Champions, asalkan kami berhasil menyingkirkan Arsenal pada semifinal pekan depan,” ujar Simeone dengan tegas.

Masalah Penalti yang Berulang

Kegagalan Alvarez mengeksekusi penalti menimbulkan perbincangan di kalangan pengamat. Pada laga La Liga melawan RCD Mallorca pada September 2022, Alvarez juga gagal mengeksekusi penalti. Begitu pula pada babak 16 Besar Liga Champions musim lalu, ia melewatkan peluang yang sama. Meskipun begitu, kapten tim Koke tetap memuji kemampuan Alvarez, menyebutnya “striker yang hebat.”

Baca juga:
Runtuh di Madrid: Barcelona Gagal Lolos Liga Champions Usai Kontroversi Fans Ronaldo

Prospek Atletico di Liga Champions

Meski terpuruk di Copa del Rey, Atletico Madrid masih memiliki harapan besar di ajang Liga Champions. Timnya dijadwalkan menghadapi Arsenal pada semifinal pekan depan, pertandingan yang menjadi batu loncatan untuk kembali ke panggung final Eropa. “Untuk mencapai final, fans ingin kami menang. Kami tidak perlu banyak memberi janji,” tegas Simeone.

Dengan skuad yang masih dipenuhi pemain berkualitas dan taktik defensif yang solid, harapan masih terbuka lebar. Namun, tekanan akan semakin besar mengingat para pendukung menuntut trofi pertama musim ini.

Kesimpulannya, drama adu penalti di final Copa del Rey menjadi pelajaran pahit bagi Atletico Madrid. Kegagalan dua eksekutor penalti, meski dibarengi penyelamatan gemilang Unai Marrero, menutup mimpi meraih trofi domestik. Diego Simeone kini harus mengarahkan timnya kembali fokus pada Liga Champions, dengan target menyingkirkan Arsenal dan mengembalikan kebanggaan Los Colchoneros.

Tinggalkan komentar