Kylian Mbappé Kembali Beraksi Namun Harus Akui Kehebatan Vinícius Jr. dalam Kemenangan Tipis Real Madrid

banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 18 Mei 2026 | Real Madrid melanjutkan usaha mereka untuk menyelesaikan musim La Liga dengan baik setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Sevilla di Stadion Ramón Sánchez-Pizjuán. Pertandingan ini menjadi sorotan terutama karena kembalinya Kylian Mbappé ke dalam lineup utama setelah mengalami ketegangan dengan pendukung timnya. Namun, protagonis sejati dalam pertandingan ini adalah Vinícius Jr., yang mencetak gol tunggal yang menentukan hasil akhir.

Gol Vinícius terjadi pada menit ke-15, saat ia berhasil memanfaatkan peluang dari dalam area penalti, mencatatkan gol ke-22-nya sepanjang musim di semua kompetisi. Meskipun gol tersebut menuai kontroversi akibat elbow Mbappé yang mengenai wajah seorang defender Sevilla saat membangun serangan, wasit membiarkan permainan dilanjutkan. Ini menunjukkan keputusan yang cukup berani dari ofisial lapangan.

banner 336x280

Sejak saat itu, Real Madrid mengandalkan kekuatan pertahanan mereka, yang telah terbukti efektif, dengan tetap tak terkalahkan dalam 27 pertandingan liga terakhir ketika mencetak gol pertama. Mbappé sendiri kembali bermain setelah mendapat sorakan dari publik dalam laga sebelumnya melawan Real Oviedo. Meskipun ia menunjukkan beberapa momen kelas dunia, seperti umpan backheel yang hampir mengarah ke gol Aurelien Tchouameni, Mbappé mengalami malam yang penuh frustrasi di depan gawang.

Kontribusi paling signifikan dari Mbappé dalam laga ini adalah perannya dalam gol pembuka, di mana kehadirannya mengganggu lini belakang Sevilla. Di babak kedua, ia nyaris menggandakan keunggulan Madrid setelah berhasil melewati kiper, namun gol tersebut dianulir akibat offside. Statistik mencatat bahwa Mbappé gagal mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dari lima percobaan, kehilangan penguasaan bola sebanyak 15 kali, dan hanya menang dua dari sepuluh duel di lapangan, menunjukkan betapa sulitnya ia menemukan permainan terbaiknya, meskipun Madrid meraih kemenangan.

Di sisi lain, Sevilla, meskipun berada di posisi rendah di klasemen, terus berjuang untuk mencari gol penyama kedudukan, memaksa kiper Thibaut Courtois melakukan beberapa penyelamatan berkualitas tinggi. Salah satu penyelamatan terbaiknya terjadi ketika ia menepis tembakan keras Kike Salas. Meskipun kalah, Sevilla tetap aman dari ancaman degradasi setelah Atlético Madrid mengalahkan Girona, yang berada di posisi 18.

Real Madrid kini berhasil meraih dua kemenangan beruntun di liga, prestasi yang belum mereka capai sejak bulan Maret. Namun, krisis yang melanda skuad mereka, termasuk konflik internal yang melibatkan Mbappé, menjadi permasalahan yang harus segera ditangani oleh manajemen klub. Sejak kedatangannya pada Juni 2024, Mbappé diharapkan mampu membawa sukses, namun tekanan yang tinggi untuk tampil baik telah mengubah sikapnya menjadi egois, yang berdampak negatif pada dinamika tim.

Keberadaan Mbappé yang seharusnya menjadi andalan, kini justru menambah beban bagi tim akibat kurangnya kerjasama defensif dan preferensinya untuk bermain di sisi kiri, yang mengganggu pergerakan Vinícius. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Real Madrid tidak meraih trofi mayor selama dua musim berturut-turut, dan insiden-insiden di ruang ganti semakin memperburuk situasi.

Dengan berakhirnya laga ini, kini menjadi jelas bahwa meskipun Mbappé kembali ke lapangan, kehadirannya masih harus dibuktikan dengan performa yang lebih konsisten dan kolaboratif. Real Madrid harus segera menemukan solusi untuk mengatasi masalah internal demi mengembalikan kedigdayaan mereka di pentas sepak bola Eropa.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga: