Raymond/Joaquin Bikin Kejutan di Orleans Masters 2026, Ginting Tersingkir di Babak 16 Besar

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 20 Maret 2026 | Orleans Masters 2026 menjadi ajang pembuktian bagi para petenis Indonesia, khususnya pasangan ganda putra muda Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin yang berhasil menembus perempat final setelah mengalahkan tim unggulan Prancis. Sementara itu, tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting harus rela berpisah lebih awal usai kalah telak dari wakil Taiwan, Chou Tien‑Chen.

Raymond/Joaquin Tampil Gemilang di Babak 16 Besar

Pada pertandingan 16 besar yang digelar di Palais des Sports, Raymond dan Joaquin bertemu dengan duo Prancis Maël Cattoen dan Lucas Renoir. Setelah terpaksa menurunkan set pertama dengan skor 19‑21, pasangan Indonesia bangkit dengan dominasi pada set kedua, memetik kemenangan 21‑9. Tekanan kembali menguji mental mereka pada set penentu, namun mereka berhasil memutar kembali permainan menjadi 21‑18, memastikan kemenangan dengan total tiga set.

Keberhasilan ini tidak hanya menambah poin klasemen, tetapi juga mengamankan dua wakil Indonesia di perempat final, menyusul keberhasilan Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana yang juga melaju setelah menaklukkan pasangan Prancis Baptiste Labarthe/Quentin Ronget 21‑17, 21‑16.

Ginting Gagal Menembus Babak 8 Besar

Di lintasan tunggal, Anthony Sinisuka Ginting menantang Chou Tien‑Chen, petenis asal Taiwan yang sedang berada dalam performa puncak. Ginting tidak mampu mengimbangi kecepatan dan variasi pukulan lawannya, berujung pada dua set kalah 14‑21 dan 10‑21. Kekalahan ini menandai akhir perjalanan Ginting di Orleans Masters tahun ini, menambah catatan kurang menguntungkan bagi sang veteran pada turnamen bergengsi ini.

Rekap Seluruh Wakil Indonesia

  • Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana – Menang 21‑17, 21‑16 melawan Prancis.
  • Raymond Indra / Nikolaus Joaquin – Menang 19‑21, 21‑9, 21‑18 melawan Prancis.
  • Anthony Sinisuka Ginting – Kalah 14‑21, 10‑21 melawan Taiwan.
  • Febriana Kusuma / Meilysa Trias – Kalah 19‑21, 13‑21 melawan Jepang.
  • Dejan Ferdinansyah / Bernadine Wardana – Kalah 14‑21, 21‑18, 20‑22 melawan China.
  • Rachel Rose / Febi Setianingrum – Menang 14‑21, 21‑6, 21‑13 melawan Taiwan.
  • Amri Syahnawi / Nita Marwah – Menang 21‑13, 21‑12 melawan Belanda.

Secara keseluruhan, dari tujuh wakil Indonesia, empat berhasil mencatatkan kemenangan, sementara tiga harus menelan kekalahan.

Strategi dan Persiapan Menjelang Perempat Final

Pasangan Raymond/Joaquin diketahui mengandalkan ritual khusus menjelang pertandingan penting: pola makan bergizi dan istirahat cukup menjadi prioritas utama. Dalam wawancara singkat, mereka mengungkapkan bahwa keseimbangan fisik dan mental menjadi kunci untuk tetap fokus, terutama setelah mengalami tekanan pada set pertama.

Di perempat final, Raymond/Joaquin dijadwalkan menghadapi duo Denmark, Christian Faust Kjaer dan Rasmus Kjaer, sementara Leo/Bagas akan melawan pasangan India, Hariharan Amsakarunan dan Ruban Kumar Rethinasabapathi Arjun. Kedua pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi harapan Indonesia meraih gelar di turnamen ini.

Harapan dan Tantangan Kedepan

Keberhasilan ganda muda Indonesia menembus perempat final menjadi sinyal positif bagi masa depan bulu tangkis tanah air. Sementara itu, kekalahan Ginting menimbulkan pertanyaan tentang strategi penyesuaian taktik di level tunggal, terutama menghadapi lawan dengan gaya permainan yang cepat dan agresif.

Pelatih nasional menegaskan bahwa fokus kini dialihkan pada persiapan mental dan teknis menjelang turnamen Internasional berikutnya, termasuk All England 2026 yang akan datang. Jika Raymond/Joaquin dapat mempertahankan performa mereka, peluang Indonesia untuk mengisi podium di turnamen bergengsi ini semakin terbuka lebar.

Dengan semangat pantang menyerah, para petenis Indonesia bertekad untuk terus mengukir prestasi dan memperkuat posisi negara di peta bulu tangkis dunia.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan