Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 30 Mei 2026 | BP, salah satu perusahaan energi terbesar di dunia, telah menolak membuat Albert Manifold sebagai ketua perusahaan. Manifold, yang pernah menjabat sebagai CEO CRH, telah digugat atas perilakunya yang dianggap tidak pantas. Pengelolaan PNBP di Batam juga menjadi sorotan karena diduga penggelapan PNBP.
Menurut laporan, Manifold telah menunjukkan perilaku yang tidak pantas sejak menjadi ketua BP. Ia telah digugat atas tindakan tersebut dan kemudian dipaksa mengundurkan diri. Sementara itu, di Batam, pengelolaan PNBP juga menjadi sorotan karena diduga penggelapan PNBP.
Penggelapan PNBP di Batam diduga dilakukan oleh dua perusahaan yang tidak memiliki izin untuk melakukan jasa pemanduan dan penundaan kapal. Mereka juga diduga tidak membayar pajak sejak 2015. Kejaksaan Negeri Batam telah mengusut perkara tersebut dan telah menerima titipan pembayaran uang pengganti sebesar Rp2,7 miliar dari terdakwa.
Mengingat krisis obesitas yang sedang melanda India, apakah ada kaitan antara penggelapan PNBP di Batam dan krisis obesitas di India? Jawaban tersebut masih belum jelas, namun hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan PNBP tidak hanya menjadi masalah di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara lain.
BP harus lebih berhati-hati dalam memilih ketua perusahaan mereka, sementara Kejaksaan Negeri Batam harus terus mengusut perkara penggelapan PNBP di Batam.
- Penggelapan PNBP di Batam diduga dilakukan oleh dua perusahaan yang tidak memiliki izin untuk melakukan jasa pemanduan dan penundaan kapal.
- Mereka juga diduga tidak membayar pajak sejak 2015.
- Kejaksaan Negeri Batam telah mengusut perkara tersebut dan telah menerima titipan pembayaran uang pengganti sebesar Rp2,7 miliar dari terdakwa.
- BP harus lebih berhati-hati dalam memilih ketua perusahaan mereka.
- Kejaksaan Negeri Batam harus terus mengusut perkara penggelapan PNBP di Batam.

















