Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 26 Mei 2026 | Malam takbiran Idul Adha 2026 yang jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026, menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Suasana malam ini dikenal dengan gema takbir yang mengagungkan nama Allah SWT, sebagai ungkapan rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan. Pada tahun ini, perayaan Idul Adha bertepatan dengan malam menjelang hari raya, yang diperkirakan akan berlangsung meriah di berbagai daerah, termasuk Jakarta.
Menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), malam takbiran di Jakarta diprediksi akan cerah hingga berawan dengan suhu berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius. Kondisi cuaca ini diharapkan dapat mendukung kegiatan takbiran keliling serta perayaan di masjid dan lingkungan permukiman.
Idul Adha atau Hari Raya Kurban akan dirayakan pada Rabu, 27 Mei 2026. Pemerintah dan organisasi Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, telah sepakat bahwa tanggal tersebut adalah hari raya berdasarkan hasil sidang isbat penetapan awal Zulhijah.
Perbedaan Takbiran Idul Adha dan Idul Fitri
Takbiran pada Idul Adha memiliki perbedaan mendasar dibandingkan dengan Idul Fitri. Terdapat dua jenis takbir dalam konteks Idul Adha, yaitu:
- Takbir Mursal: Dilakukan tanpa batasan waktu tertentu, dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.
- Takbir Muqayyad: Dilakukan setelah menunaikan salat, baik salat fardhu maupun sunah.
Untuk Idul Adha, takbir mursal dimulai sejak tanggal 1 Dzulhijjah, sedangkan takbir muqayyad dimulai setelah salat Subuh pada hari Arafah, yaitu 9 Dzulhijjah.
Tata Cara dan Bacaan Takbiran
Dalam rangka menyemarakkan malam takbiran, umat Muslim diharapkan untuk memperhatikan tata cara dan bacaan takbir. Berikut adalah langkah-langkah dan bacaan yang dianjurkan:
- Berpakaian rapi dan bersih, serta menjaga niat untuk memuliakan Allah SWT.
- Mulai mengumandangkan takbir dengan lafaz yang umum, seperti: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allahu Akbar walillaahil hamd.
- Melantunkan takbir dengan suara yang jelas dan tertib, baik di masjid, musala, maupun di lingkungan rumah.
Bacaan takbir tersebut dapat dikumandangkan secara bersama-sama, menciptakan suasana khusyuk dan meriah dalam menyambut hari raya.
Waktu Pelaksanaan Takbiran
Takbiran Idul Adha berlangsung selama lima hari, dimulai dari tanggal 26 hingga 30 Mei 2026. Selama periode ini, umat Muslim dianjurkan untuk terus mengumandangkan takbir setiap selesai sholat fardhu. Takbir ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan di antara umat Islam.
Malam takbiran menjadi waktu yang istimewa untuk berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dengan keluarga, teman, dan masyarakat. Tradisi takbir keliling di beberapa daerah, seperti Yogyakarta, menjadi salah satu cara untuk merayakan momen suci ini dengan semarak.
Dengan segala persiapan yang dilakukan dan kondisi cuaca yang mendukung, malam takbiran Idul Adha 2026 dipastikan akan menjadi momen yang penuh hikmah dan kebahagiaan bagi umat Islam di seluruh dunia.













