Luh De Gita Membaca Ulang Eksotisme Lewat Ingatan tentang Bali: Sebuah Refleksi atas Identitas dan Perubahan

Lifestyle72 Dilihat
banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 15 July 2026 | Luh De Gita Membaca Ulang Eksotisme Lewat Ingatan tentang Bali, sebuah judul yang mencerminkan karya seni Luh’De Gita yang menggambarkan keindahan dan kompleksitas pulau Bali. Dalam karyanya, Luh’De Gita menghadirkan Bali sebagai ruang ingatan yang terus ditulis ulang, di mana lanskap yang terasa akrab digunakan sebagai latar belakang untuk membahas hubungan antara identitas, budaya, dan perubahan yang berlangsung dalam kehidupan sehari-hari.

Bali telah lama menjadi tempat yang dibayangkan orang sebelum benar-benar dikunjungi, dengan pantai, pura, hamparan sawah, dan upacara adat yang membentuk citra ‘pulau surga’ yang terus direproduksi dalam brosur wisata, film, hingga media sosial. Namun, bagi Luh’De Gita, Bali bukan sekadar lanskap yang indah, melainkan rumah yang terus berubah, tempat tradisi, pariwisata, dan kehidupan sehari-hari saling bertemu sekaligus bernegosiasi.

banner 336x280

Melalui pameran duo A Blur is A Memory di ISA Art, perupa asal Bali ini menghadirkan rangkaian lukisan yang berangkat dari arsip Bali lama yang dikoleksi oleh institusi/museum seperti KTLV, Horniman Museum, dan lainnya. Lapisan-lapisan citra yang tampak kabur bukan sekadar pilihan visual, melainkan cara untuk menunjukkan bahwa ingatan tidak pernah benar-benar utuh. Setiap kali diingat, ia selalu ditulis ulang.

Luh’De Gita mengaku pernah merasa gamang ketika karya-karya awalnya banyak menampilkan pantai, pura, dan wisatawan asing, karena ia khawatir tanpa sadar sedang menjual identitasnya sebagai perempuan Bali melalui citra yang selama ini dianggap eksotis. Namun, setelah menempuh studi magister di London, ia menyadari bahwa itu memang bagian dari identitasnya, dan tidak ada alasan untuk merasa malu merepresentasikan budaya sendiri.

Bagi Luh’De Gita, persoalannya bukan terletak pada eksotisme itu sendiri, melainkan pada cara kita membacanya. Lanskap wisata yang selama ini menjadi simbol Bali juga menyimpan cerita tentang masyarakat lokal yang menghadapi perubahan akibat pariwisata, mulai dari alih fungsi lahan, meningkatnya biaya hidup, hingga semakin berkurangnya ruang bagi generasi muda untuk menjalankan tradisi.

Luh De Gita Membaca Ulang Eksotisme Lewat Ingatan tentang Bali, sebuah karya yang mengajak kita untuk membaca ulang hubungan antara identitas, budaya, dan perubahan yang berlangsung dalam kehidupan sehari-hari. Dalam karyanya, Luh’De Gita menghadirkan Bali sebagai ruang ingatan yang terus ditulis ulang, di mana lanskap yang terasa akrab digunakan sebagai latar belakang untuk membahas kompleksitas pulau Bali.

Luh De Gita Membaca Ulang Eksotisme Lewat Ingatan tentang Bali, sebuah judul yang mencerminkan karya seni Luh’De Gita yang menggambarkan keindahan dan kompleksitas pulau Bali. Dalam karyanya, Luh’De Gita menghadirkan Bali sebagai rumah yang terus berubah, tempat tradisi, pariwisata, dan kehidupan sehari-hari saling bertemu sekaligus bernegosiasi.

Sebagai kesimpulan, Luh De Gita Membaca Ulang Eksotisme Lewat Ingatan tentang Bali adalah sebuah karya yang mengajak kita untuk membaca ulang hubungan antara identitas, budaya, dan perubahan yang berlangsung dalam kehidupan sehari-hari. Dalam karyanya, Luh’De Gita menghadirkan Bali sebagai ruang ingatan yang terus ditulis ulang, di mana lanskap yang terasa akrab digunakan sebagai latar belakang untuk membahas kompleksitas pulau Bali.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga: