Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 21 Maret 2026 | Hari Raya Idul Fitri 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, menandai akhir Ramadan dan momentum penting bagi umat Islam untuk melaksanakan sholat Idul Fitri. Sholat Idul Fitri memiliki tata cara khusus yang berbeda dari sholat biasa, terutama dalam hal niat, jumlah takbir, serta bacaan yang disarankan. Berikut ini rangkaian lengkap yang dapat dijadikan acuan bagi setiap muslim, baik yang berperan sebagai imam maupun makmum.
Niat Sholat Idul Fitri
Niat merupakan landasan utama dalam setiap ibadah. Untuk sholat Idul Fitri, niat biasanya dibaca dalam hati, namun teks Arab berikut sering dijadikan pedoman:
- Arab: أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ القِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى
- Latin: Usalli sunnatan li‘īd al-fiṭri rak‘atayni mustaqbila al-qiblah adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā
- Terjemahan: “Saya melaksanakan sholat sunnah dua rakaat untuk Idul Fitri menghadap kiblat, sebagai ibadah yang diridhai Allah Ta’ala.”
Setelah niat, jamaah memulai sholat dengan takbiratul ihram.
Jumlah Takbir Tambahan
Berbeda dengan sholat fardhu yang hanya mengandung takbir satu kali di awal setiap rakaat, sholat Idul Fitri menambahkan takbir di beberapa titik. Menurut panduan Majelis Ulama Indonesia (MUI), susunan takbir adalah sebagai berikut:
- Rakaat pertama: Takbirul ihram + 7 takbir tambahan (total 8 takbir).
- Rakaat kedua: Takbirul ihram + 5 takbir tambahan (total 6 takbir).
Takbir tambahan biasanya diucapkan setelah membaca doa iftitah atau di sela‑sela bacaan surat. Di antara takbir, jamaah dianjurkan membaca tasbih serupa:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ (Subhanallah wal hamdu lillah wa la ilaha illa Allah wa Allahu akbar).
Tata Cara Lengkap Sholat Idul Fitri
Berikut rangkaian langkah-langkah yang sebaiknya diikuti, mulai dari takbirul ihram hingga salam penutup:
- Takbirul ihram: Mengangkat tangan setinggi bahu, mengucapkan “Allahu Akbar”.
- Doa Iftitah (opsional): Membaca doa pembuka untuk menenangkan hati.
- Takbir tambahan (rakaat pertama): Mengucapkan takbir sebanyak tujuh kali, masing‑masing diikuti dengan tasbih singkat.
- Ruku‘: Membaca “Subhana rabbiyal azim” tiga kali.
- I’tidal: Mengucapkan “Sami‘a Allahu liman hamidah, Rabbana lakal hamd”.
- Suju‘: Membaca “Subhana rabbiyal a’la” tiga kali.
- Duduk di antara dua suju‘: Membaca doa duduk singkat.
- Rakaat kedua: Mengulangi takbirul ihram, diikuti lima takbir tambahan, kemudian melanjutkan ruku‘, suju‘, dan duduk tasyahud.
- Salam: Mengakhiri sholat dengan mengucapkan salam ke kanan dan kiri.
Surat yang umum dibaca pada rakaat pertama ialah Al‑Fatihah diikuti Surat Al‑‘Ala, sedangkan pada rakaat kedua biasanya Al‑Fatihah diikuti Surat Al‑Ikhlas atau Al‑Falaq.
Waktu Pelaksanaan dan Persiapan
Sholat Idul Fitri dilaksanakan setelah terbitnya matahari pada hari pertama Syawal, tepat setelah shalat Subuh. Sebagian masjid membuka sholat pada waktu pagi hari, namun jamaah dapat memulainya kapan saja setelah terbit matahari, asalkan tidak melewati waktu Dzuhur.
Selain sholat, umat Muslim dianjurkan melakukan mandi sunnah Idul Fitri sebelum berangkat ke masjid. Mandi ini mengikuti tata cara mandi wajib: niat, membersihkan seluruh tubuh, menyiram kepala tiga kali, dan memastikan setiap bagian tubuh terkena air.
Kesimpulan
Dengan memahami niat, jumlah takbir, serta urutan bacaan, setiap Muslim dapat melaksanakan sholat Idul Fitri 2026 secara khusyuk dan sesuai syariat. Keteraturan dalam takbir menambah keistimewaan ibadah ini, sementara mandi sunnah sebelum sholat menegaskan pentingnya kebersihan fisik dan spiritual. Semoga panduan ini membantu seluruh umat untuk merayakan hari kemenangan dengan hati yang bersih, pikiran yang tenang, dan amal yang diterima.