Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 29 Mei 2026 | Independiente Santa Fe mencatatkan kemenangan yang menggembirakan dalam laga terakhir fase grup Copa Libertadores 2026 dengan mengalahkan tim tuan rumah, Peñarol, dengan skor 0-1 di Estadio Campeón del Siglo, Montevideo. Kemenangan ini tidak hanya menyenangkan para pendukungnya tetapi juga mengamankan tempat Santa Fe di playoff Copa Sudamericana meskipun mereka gagal melaju ke babak 16 besar Copa Libertadores.
Pertandingan berlangsung pada 28 Mei 2026, di mana Alexis Zapata menjadi pahlawan dengan mencetak gol pada menit ke-13 setelah menerima umpan cemerlang dari Nahuel Bustos. Bustos berhasil melewati beberapa pemain Peñarol sebelum memberikan assist yang sempurna, memungkinkan Zapata untuk melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang tidak dapat dijangkau oleh kiper Washington Aguerre.
Sejak awal, Peñarol menguasai permainan dan mencoba menekan Santa Fe, namun tim tamu menunjukkan pertahanan yang disiplin dan terorganisir. Meskipun Peñarol menguasai bola dan berusaha mencari peluang, mereka kesulitan untuk menciptakan ancaman nyata di depan gawang Santa Fe.
Setelah gol pembuka, Santa Fe mulai merasa lebih nyaman dan memanfaatkan celah yang ditinggalkan oleh pertahanan Peñarol untuk melancarkan serangan balik. Peluang terbaik Peñarol untuk menyamakan kedudukan datang di menit ke-88 ketika Lucas Ferreira memberikan umpan kepala kepada Jesús Trindade, namun tembakan Trindade mengenai mistar gawang, yang mengakhiri harapan tuan rumah untuk meraih poin.
Kemenangan ini tidak cukup untuk membawa Santa Fe ke fase knockout Copa Libertadores, karena mereka masih harus bergantung pada hasil pertandingan lain di grup yang sama. Platense dari Argentina berhasil mengalahkan Corinthians di Brasil, yang membuat Santa Fe hanya mampu menempati posisi ketiga di Grup E dengan total delapan poin, cukup untuk melanjutkan perjalanan mereka ke Copa Sudamericana.
Dengan hasil ini, Peñarol menutup kompetisi dengan performa memalukan, terpuruk di posisi terakhir grup dengan hanya tiga poin dari 18 yang tersedia. Tim yang dikenal sebagai salah satu raksasa sepak bola Amerika Selatan ini kini harus menghadapi kenyataan pahit dari penampilan buruk mereka di turnamen ini.
Meski gagal melanjutkan perjalanan di Copa Libertadores, Santa Fe mendapat angin segar dengan masuknya mereka ke playoff Copa Sudamericana, yang menjanjikan potensi pendapatan signifikan. Berdasarkan laporan, partisipasi di Copa Sudamericana dapat memberi mereka setidaknya 500 ribu dolar, ditambah dengan pendapatan dari fase grup yang mencapai tiga juta dolar dan tambahan 680 ribu dolar untuk setiap kemenangan, total pendapatan dari kompetisi internasional ini bisa mencapai lebih dari 4 juta dolar.
Kemenangan ini menjadi motivasi bagi Santa Fe untuk terus berjuang di Copa Sudamericana dan berusaha meraih kesuksesan lebih lanjut di kancah internasional. Tim yang dilatih oleh Pablo Repetto ini kini bersiap untuk menghadapi tantangan selanjutnya dan berharap bisa memberikan performa terbaik di playoff mendatang.



















