Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 23 Maret 2026 | Gennaro Gattuso, mantan pelatih AC Milan dan sosok yang kini memimpin timnas Italia, resmi mengumumkan skuad Azzurri untuk pekan internasional mendatang. Pengumuman yang dibuka pada Senin malam itu menampilkan campuran antara pemain berpengalaman, tiga debutan, serta satu sorotan utama: kembalinya Federico Chiesa ke barisan merah-putih setelah absen lama karena cedera.
Strategi Gattuso dalam Menyusun Skuad
Dalam konferensi pers singkat, Gattuso menegaskan bahwa ia mengutamakan keseimbangan antara pengalaman internasional dan energi muda. “Kami butuh pemain yang memahami tekanan di level tertinggi, namun juga ada ruang bagi talenta muda untuk menunjukkan diri,” ujar Gattusto.
Keputusan menolak sejumlah pemain dari AC Milan menimbulkan pertanyaan, mengingat Gattuso pernah menjadi sosok penting di klub tersebut. Namun, pelatih menegaskan bahwa seleksi didasarkan pada performa terkini di liga domestik dan kompetisi Eropa, bukan afiliasi klub.
Daftar Pemain Terpilih
Berikut adalah susunan lengkap 26 pemain yang dipanggil Gattuso, diurutkan berdasarkan posisi:
- Kiper: Gianluigi Donnarumma (Paris Saint‑Germain), Alex Meret (Napoli), Salvatore Sirigu (Genoa)
- Bek: Leonardo Bonucci (Juventus), Alessandro Bastoni (Inter Milan), Francesco Acerbi (Inter Milan), Giovanni Di Lorenzo (Napoli), Riccardo Calafiori (Atalanta), Daniele Rugani (Fiorentina), Federico Dimarco (Inter Milan), Leonardo Spinazzola (Roma)
- Gelandang: Jorginho (Chelsea), Marco Verratti (Paris Saint‑Germain), Nicolo Barella (Inter Milan), Alessandro Florenzi (AC Milan), Manuel Locatelli (Juventus), Lorenzo Pellegrini (Roma), Davide Frattesi (Sassuolo)
- Penyerang: Lorenzo Insigne (Lazio), Ciro Immobile (Lazio), Andrea Belotti (Torino), Federico Chiesa (Juventus), Domenico Berardi (Sassuolo)
Di antara daftar tersebut, tiga nama debutan menonjol: Riccardo Calafiori (bek, Atalanta), Alessandro Florenzi (gelandang, AC Milan) dan Domenico Berardi (penyerang, Sassuolo) yang pertama kali dipanggil ke timnas dalam fase kualifikasi ini.
Distribusi Klub: Inter Milan Mendominasi, AC Milan Tidak Terlihat
Analisis komposisi klub menunjukkan Inter Milan memberikan kontribusi terbanyak dengan delapan pemain terpilih, mencakup bek, gelandang, serta penyerang. Sementara itu, AC Milan hanya hadir lewat satu nama, Alessandro Florenzi, yang meskipun berpengalaman, tetap menjadi debutan di timnas.
Ketiadaan pemain AC Milan lainnya, termasuk bintang seperti Zlatan Ibrahimović (yang sudah pensiun) dan beberapa pemain muda yang tengah bersaing di Serie A, menandakan bahwa pelatih Gattuso lebih menekankan pada performa konsisten di kompetisi Eropa ketimbang popularitas klub.
Federico Chiesa: Kembalinya Sang Sayap Kiri
Federico Chiesa menjadi sorotan utama setelah mengalami serangkaian cedera yang menghambat penampilannya di Juventus dan timnas. Gattuso menjelaskan keputusan memanggil Chiesa didasarkan pada pemulihan penuh dan keinginan sang pemain untuk kembali berkontribusi dalam serangan Italia.
“Chiesa memiliki kecepatan, dribel, dan insting menyerang yang sulit digantikan. Saya percaya dia siap memberikan dampak positif pada permainan kami,” tambah Gattuso.
Harapan Gattuso Menjelang Turnamen
Dengan skuad yang telah diumumkan, Gattuso menargetkan performa solid pada laga persahabatan sekaligus kualifikasi UEFA Nations League. Fokus utama adalah membangun chemistry antar pemain, khususnya antara pemain yang belum pernah bermain bersama di level internasional.
Pelatih juga mengingatkan bahwa kompetisi mendatang menuntut disiplin taktik dan kesiapan mental, mengingat Italia akan menghadapi lawan kuat seperti Spanyol dan Belgia dalam fase grup.
Secara keseluruhan, susunan pemain yang dipilih Gattuso mencerminkan kombinasi antara stabilitas veteran, kebugaran pemain top Serie A, dan peluang bagi talenta baru untuk membuktikan diri. Inter Milan menjadi kontributor utama, sementara AC Milan harus menunggu panggilan berikutnya. Keberhasilan skuad ini akan sangat bergantung pada kemampuan Gattuso mengintegrasikan elemen‑elemen tersebut menjadi satu unit yang kohesif.
