Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 19 Maret 2026 | Jakarta, 19 Maret 2026 – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan bahwa layanan kereta cepat Whoosh diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan pada periode mudik Lebaran tahun ini. Berdasarkan proyeksi internal, volume harian penumpang diperkirakan naik 25‑30 persen dibandingkan hari biasa, dengan total tiket yang disediakan mencapai 653.888 untuk menampung lonjakan mobilitas masyarakat.
Data Penumpang dan Proyeksi Kenaikan
Menurut General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, rata‑rata penumpang Whoosh pada hari normal berkisar antara 16.000‑18.000 orang, sementara pada akhir pekan angka tersebut dapat mencapai 20.000 orang. Pada momen Lebaran, prediksi kenaikan harian dapat mencapai 25‑30 persen, yang berarti jumlah penumpang dapat melampaui 23.000‑25.000 orang per hari.
- Hari normal: 16.000‑18.000 penumpang
- Akhir pekan: ~20.000 penumpang
- Proyeksi Lebaran 2026: peningkatan 25‑30% (≈23.000‑25.000 penumpang/hari)
Eva menambahkan bahwa kenaikan tersebut tidak hanya terbatas pada satu hari, melainkan akan tersebar selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026.
Operasional dan Jadwal Perjalanan
Untuk mendukung proyeksi tersebut, KCIC meningkatkan frekuensi perjalanan Whoosh menjadi 62 kali per hari, kembali ke jadwal normal setelah sebelumnya sempat diturunkan menjadi 42 kali per hari akibat pekerjaan pemindahan kabel SUTT. Jadwal keberangkatan pertama dimulai pukul 06.25 WIB dari Stasiun Halim, Jakarta, dan yang terakhir pukul 21.25 WIB. Dari Stasiun Tegalluar Summarecon, Cileunyi, jadwal pertama berangkat pukul 06.05 WIB dan yang terakhir pada pukul 21.05 WIB.
Dengan kapasitas ini, total tiket yang tersedia mencapai 653.888, dan hingga 16 Maret 2026 pukul 21.00 WIB, sudah terjual sekitar 133.000 tiket untuk periode 13‑30 Maret. Penjualan tiket terus berlanjut hingga hari terakhir keberangkatan, melibatkan kanal resmi seperti aplikasi Whoosh, situs KCIC, dan mitra penjualan lainnya.
Strategi Peningkatan Layanan
KCIC menekankan tiga pilar utama dalam menyambut lonjakan penumpang Lebaran:
- Keamanan dan Kenyamanan: Penambahan kereta, peningkatan staff, serta inspeksi rutin pada infrastruktur.
- Informasi Real‑Time: Penyediaan update jadwal dan ketersediaan tiket melalui aplikasi mobile dan papan informasi di stasiun.
- Kolaborasi dengan Pemerintah: Koordinasi dengan otoritas transportasi dan kepolisian untuk mengelola arus penumpang di terminal keberangkatan.
Strategi ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kepadatan pada titik masuk utama seperti Stasiun Halim, sekaligus memastikan pengalaman perjalanan yang lancar bagi pemudik.
Secara keseluruhan, proyeksi kenaikan penumpang Whoosh selama Lebaran 2026 mencerminkan tren pertumbuhan mobilitas di jalur kereta cepat Jakarta‑Bandung. Dengan persiapan tiket yang matang, peningkatan frekuensi perjalanan, dan fokus pada layanan prima, KCIC berharap dapat memenuhi kebutuhan transportasi jutaan pemudik yang kembali ke kampung halaman.
Jika tren ini berlanjut, Whoosh berpotensi menjadi pilihan utama bagi penumpang yang mengutamakan kecepatan dan kenyamanan, menandai era baru dalam pola perjalanan domestik Indonesia.