Bebe si Burung Nuri Menyelam Laut Bahama dengan Kapal Selam Mini: Rekor Unik yang Menggemparkan Dunia Maya

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 14 April 2026 | Seekor burung nuri berwarna cerah bernama Bebe berhasil menorehkan sejarah unik dengan menyelam ke perairan Samudra Atlantik menggunakan kapal selam mini buatan pemiliknya. Aksi tersebut terekam dalam video yang diunggah ke Instagram dan langsung meraih lebih dari 4,4 juta penonton, serta sempat diputar dalam acara “The Late Show With Stephen Colbert”. Kejadian ini menimbulkan perbincangan luas, baik pujian atas kreativitas maupun kekhawatiran terkait keselamatan hewan peliharaan.

Latar Belakang Bebe dan Pemiliknya

Bebe pertama kali ditemukan pada tahun 2020 di sebuah toko hewan di Florida oleh Steven Lawyer, seorang fisikawan sekaligus pecinta olahraga ekstrem. Lawyer langsung terpesona oleh kelincahan dan kepribadian burung kecil itu, yang bahkan sempat mencengkeram topi anaknya dengan paruhnya. Sejak saat itu, Bebe menjadi sahabat setia yang ikut serta dalam hampir semua aktivitas pemiliknya, mulai dari bersepeda sejauh 800 kilometer di Iowa, terjun payung, hingga bersepeda dalam ruangan sambil “mengajar” dari bahu Lawyer.

Baca juga:
Meme Viral April 2026: Harga Plastik Meroket, 7 Kisah Lucu yang Bikin Geger!

Kapal Selam Mini Bebosphere

Petualangan terbaru Bebe dimulai ketika Lawyer memutuskan membuat sebuah kapal selam mini bernama “Bebosphere”. Kendaraan tersebut dirakit secara sederhana dari wadah plastik makanan dan tabung udara paintball, dilengkapi dengan ventilasi yang cukup untuk memastikan aliran oksigen. Sebelum menguji di laut terbuka, Bebe menjalani serangkaian latihan di wastafel rumah, memasuki kapal selam kecil tanpa menunjukkan tanda‑tanda stres seperti menyembunyikan kepala atau mengepakkan sayap dengan tegang.

Aksi Menyelam di Laut Bahama

Pada 14 April 2026, Bebe dan Lawyer berangkat ke perairan Bahama untuk melaksanakan penyelaman pertama. Dengan bantuan perahu pendukung, Bebosphere diturunkan ke dalam air dan Bebe masuk secara sukarela. Selama penyelaman, burung tersebut tampak tenang, mengamati dunia bawah laut melalui dinding transparan kapal selam. Video yang diunggah kemudian menjadi viral, menarik perhatian media internasional dan mengundang komentar dari para netizen.

Baca juga:
Film Project Y Gagal di Bioskop, Tiba-tiba Meroket Jadi No.1 Netflix: Fakta yang Membuat Netizen Geger

Reaksi Publik dan Kritik

Reaksi publik terbagi menjadi dua kubu. Sebagian besar netizen memuji kreativitas Lawyer serta ikatan kuat antara manusia dan hewan peliharaan yang mampu melampaui batas konvensional. Di sisi lain, sejumlah pengguna media sosial menilai aksi tersebut berpotensi berbahaya bagi Bebe, mengingat tekanan air dan risiko kecelakaan. Lawyer menanggapi kritik dengan menegaskan bahwa Bebe melakukan aktivitas tersebut secara sukarela dan tidak pernah menunjukkan tanda‑tanda ketidaknyamanan selama latihan maupun penyelaman.

Signifikansi dan Dampak Budaya

Keberhasilan Bebe menyelam menjadi contoh nyata bagaimana teknologi sederhana dapat membuka peluang baru bagi interaksi manusia‑hewan. Kisah ini juga menyoroti peran media sosial dalam mempercepat penyebaran cerita unik, yang kemudian dapat memengaruhi persepsi publik tentang batasan etika dalam melibatkan hewan peliharaan dalam aktivitas ekstrem. Selain itu, penampilan video Bebe di program televisi Amerika menambah legitimasi dan menumbuhkan rasa penasaran global terhadap inovasi serupa.

Baca juga:
Viral Turis India Curi Hotel di Ubud: Handuk, Hair Dryer, dan Remote TV Dicuri Saat Check‑Out

Secara keseluruhan, perjalanan Bebe dari toko hewan di Florida hingga menyelam di Samudra Atlantik menggambarkan sebuah narasi inspiratif tentang persahabatan, keberanian, dan kreativitas. Meskipun masih terdapat perdebatan mengenai aspek keamanan, tidak dapat disangkal bahwa aksi ini telah menciptakan jejak digital yang kuat dan menambah warna baru dalam dunia viralitas internet.