Braylon Mullins Mengguncang March Madness: Tembakan 3 Angka di Detik Terakhir Bawa UConn ke Final Four, Duke Terkalahkan 73-72

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 30 Maret 2026 | Washington — Pada Minggu malam yang menegangkan dalam turnamen NCAA, guard UConn Braylon Mullins mencetak tembakan tiga angka yang mengubah nasib pertandingan pada 0,4 detik terakhir, menempatkan Huskies di posisi 73-72 melampaui Duke, tim unggulan nomor satu secara keseluruhan. Kejadian ini menandai salah satu momen paling dramatis dalam sejarah March Madness dan mengantarkan UConn ke Final Four untuk pertama kalinya sejak era keemasan mereka pada 2014.

Rangkaian Aksi Menegangkan

Setelah memimpin dengan selisih 19 poin pada babak pertama, Duke tampak mengendalikan permainan. Namun, UConn melakukan comeback luar biasa, memperkecil jarak menjadi tiga poin menjelang akhir kuarter keempat. Pada 10 detik sebelum akhir, Silas Demary Jr. berhasil menembus pertahanan Duke dan mengonversi satu dari dua lemparan bebas, mengembalikan keunggulan tipis bagi Huskies.

Baca juga:
Nuggets Raih Kemenangan Ke-11 Beruntun dengan Dominasi 127-107 atas Thunder: Dampak pada Posisi Playoff

Dengan strategi “keep-away” untuk menghindari foul, Duke mengirim umpan panjang yang hampir berhasil, namun ditangkis oleh Cayden Boozer di tengah lapangan. Bola kembali ke tangan UConn, dan dalam satu gerakan cepat, Demary meluncur ke luar garis tiga angka, melepaskan tembakan yang berhasil masuk, memperlebar keunggulan menjadi tiga poin.

Detik-detik terakhir menjadi pertaruhan. Duke berusaha memanfaatkan clock, namun pada 0,4 detik tersisa, Braylon Mullins menerima umpan, mengatur posisi, dan melepaskan tembakan tiga angka yang meluncur bersih ke dalam keranjang, menegakkan skor akhir 73-72 untuk UConn.

Statistik Kunci

  • UConn mengkonversi 5 dari 23 tembakan tiga angka (21,7%).
  • Duke mencatat tembakan tiga angka 8 dari 17 (47,1%).
  • Braylon Mullins mencatat 12 poin, termasuk tembakan penentu.
  • Silas Demary Jr. menambah 18 poin dan 5 rebound.
  • Duke kehilangan peluang kritis pada free throw terakhir, gagal mengamankan poin penentu.

Statistik tersebut menyoroti ketidakseimbangan tembakan tiga angka pada paruh pertama, di mana UConn gagal 18 dari 19 percobaan. Namun, perbaikan di paruh kedua memungkinkan mereka bangkit dan menutup pertandingan dengan ketenangan.

Baca juga:
Drama Hornets vs Kings: Siapa yang Akan Menguasai Laga Penentu di Tengah Kompetisi Sengit?

Dampak Historis dan Reaksi Publik

Kekalahan Duke menandai kegagalan kedua berturut-turut tim unggulan nomor satu dalam turnamen ini. Tahun lalu, Duke juga mengalami kejatuhan dramatis melawan Houston di semifinal nasional. Kejadian serupa menimbulkan perbincangan luas di media sosial, dengan tweet beredar: “OH MY GOODNESS 😱 UCONN LEADSSSS UNBELIEVABLE #MarchMadness” yang menggambarkan euforia para pendukung Huskies.

Para analis menilai bahwa kemampuan UConn untuk bangkit dari defisit besar menunjukkan kedalaman mental tim dan kepemimpinan pelatih. Sementara itu, tekanan pada program Duke semakin meningkat, menuntut evaluasi strategi dan manajemen tekanan pada fase krusial turnamen.

Baca juga:
Victor Wembanyama Bawa Spurs ke Playoff dengan Tembakan Penentu, Siap Genggam MVP dan DPOY?

Prospek Selanjutnya

Dengan kemenangan ini, UConn melaju ke semifinal Final Four, di mana mereka akan bertemu tim kuat lainnya yang masih bersaing untuk gelar juara nasional. Sementara Duke harus menelan kegagalan ini dan menyiapkan diri untuk turnamen tahun depan, berharap memperbaiki konsistensi dalam menutup pertandingan.

Kemenangan dramatis ini tidak hanya menambah catatan prestasi UConn, tetapi juga memperkaya narasi March Madness dengan contoh klasik dari ketekunan, strategi, dan momen keputusan yang mengubah segalanya dalam hitungan detik.