Eks Kapten Barcelona Sergi Roberto Percaya Como Bisa Lolos Liga Champions, Abaikan Peringatan Fabregas!

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 11 April 2026 | Seorang gelandang asal Spanyol yang dulu pernah mengangkat trofi bersama Barcelona, Sergi Roberto, kini menempati peran penting di klub Italia, Como 1907. Menjelang akhir pekan Serie A 2025/2026, Roberto menegaskan keyakinannya bahwa tim asal Lombardy tersebut berada pada jalur yang tepat untuk mengamankan tiket Liga Champions, meski mantan rekan setimnya, Cesc Fabregas, sebelumnya memperingatkan agar ambisi tidak berlebihan.

Perjalanan Como 1907 Menuju Puncak

Setelah lebih dari dua dekade menghilang dari jajaran Serie A, Como kembali menembus kasta tertinggi pada musim 2024/2025. Pada debut kembali, tim berhasil menempati posisi sepuluh klasemen, berhasil mengamankan diri dari zona degradasi. Keberhasilan tersebut menjadi landasan bagi musim berikutnya, di mana klub menargetkan pencapaian lebih tinggi.

Baca juga:
Tragedi Praktik Sains di Siak: Siswa Tewas, Polisi Kirim Tim Trauma Healing untuk Pulihkan Sekolah

Pada paruh pertama kompetisi 2025/2026, Como menunjukkan performa konsisten, mengumpulkan poin penting melawan rival tradisional. Hingga akhir September, mereka menempati posisi keempat, batas bawah zona kualifikasi Liga Champions. Posisi ini memberikan harapan baru bagi pendukung yang selama ini menunggu momen bersejarah.

Sikap Optimis Sergi Roberto

Roberto, yang pernah menjabat sebagai kapten Barcelona, menilai bahwa “masuk ke Liga Champions berarti menulis sejarah baru bagi Como”. Ia menambahkan, “Tahun lalu fokus kami hanyalah bertahan, kini ekspektasi meningkat drastis, kami tidak hanya bermain untuk bertahan, tetapi untuk bersaing di puncak.”

Gelandang tersebut menekankan pentingnya semangat kebersamaan, menyebut tim sebagai “sebuah keluarga” yang bertekad menjaga posisi empat teratas. “Kami sedang menjalani proyek unik yang patut dicontoh oleh klub lain,” ujar Roberto dalam sebuah konferensi pers di stadion Stadio Ferruccio.

Peringatan Cesc Fabregas

Di sisi lain, Cesc Fabregas, yang kini melatih tim junior Como, mengingatkan bahwa ambisi harus tetap realistis. Ia menegaskan, “Tidak boleh terbuai oleh mimpi yang terlalu jauh, terutama ketika bersaing dengan klub-klub raksasa seperti AC Milan, Inter Milan, dan Napoli.”

Baca juga:
Misteri Bocah 8 Tahun Hilang di Karanganyar: Pintu Terbuka, Gembok Hilang, Jejak Menghilang di Malam Hari

Fabregas juga menyoroti komentar winger muda Nicolas Kuehn yang secara terbuka menyatakan harapannya untuk bermain di Liga Champions. “Kuehn seakan sudah berada di Liga Champions, padahal kami masih harus melewati banyak tantangan,” ujar Fabregas, menekankan pentingnya fokus pada setiap laga yang dihadapi.

Analisis Kekuatan dan Tantangan

Berikut beberapa faktor yang menjadi keunggulan dan kendala Como pada fase ini:

  • Kekuatan mental: Kepemimpinan Roberto dan budaya kebersamaan meningkatkan motivasi pemain.
  • Stabilitas taktik: Formasi 4-3-3 yang fleksibel memungkinkan penyesuaian terhadap lawan.
  • Persaingan ketat: Klub-klub tradisional Serie A memiliki kedalaman skuad yang lebih besar, menuntut konsistensi tinggi.
  • Ketergantungan pada pemain muda: Kuehn dan rekan-rekannya masih dalam proses pengembangan, yang dapat berpengaruh pada hasil jangka panjang.

Jika Como dapat mempertahankan hasil positif dan mengelola tekanan, peluang untuk melampaui tim-tim seperti Lazio atau Atalanta menjadi lebih realistis. Namun, satu kegagalan dalam pertandingan melawan AC Milan atau Inter dapat langsung menurunkan mereka dari zona kualifikasi.

Harapan Penggemar dan Dampak Ekonomi

Para suporter Como, yang dikenal dengan julukan “I Lariani”, menyambut optimisme Roberto dengan antusiasme tinggi. Penjualan tiket, merchandise, dan sponsor lokal diproyeksikan mengalami lonjakan signifikan bila klub berhasil masuk Liga Champions. Dampak ekonomi tersebut tidak hanya dirasakan oleh klub, tetapi juga oleh kota Como secara keseluruhan.

Baca juga:
Scottie Barnes Mengguncang Playoff: Double‑Double 33 Poin Bawa Raptors Ke Keunggulan

Dengan kombinasi pengalaman veteran dan energi muda, Como berada pada persimpangan penting. Seperti yang diungkapkan Roberto, “Kami harus tetap tenang, fokus pada pertandingan hari ini, dan membiarkan hasil yang berbicara.” Sementara Fabregas menekankan disiplin, keduanya sepakat bahwa kerja keras dan konsistensi adalah kunci utama.

Musim ini masih panjang, dan perjalanan Como menuju Liga Champions masih dipenuhi tantangan. Namun, keyakinan yang ditunjukkan oleh mantan kapten Barcelona tersebut memberikan semangat baru bagi semua pihak yang terlibat.