Terungkap! Aturan Power Bank Baru untuk Penerbangan ke Jepang yang Wajib Anda Tahu

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 25 April 2026 | Pemerintah Jepang mengumumkan perubahan signifikan pada kebijakan barang bawaan di dalam pesawat. Mulai hari ini, penumpang yang akan terbang ke Jepang harus mematuhi aturan power bank yang lebih ketat, termasuk larangan penggunaan dan pengisian daya selama penerbangan. Kebijakan ini dikeluarkan oleh Kementerian Transportasi Jepang setelah serangkaian insiden keamanan yang melibatkan baterai lithium‑ion pada maskapai domestik dan internasional.

Rincian Aturan Power Bank yang Baru

Berikut ini poin‑poin utama yang harus dipahami oleh setiap pelancong:

Baca juga:
Polisi Tangerang Tangkap Pencuri Gudang Kosong Saat Lebaran, Sita Barang Bukti Senilai Rp17 Juta
  • Power bank dengan kapasitas lebih dari 100 Wh (watt‑hour) dilarang dibawa ke dalam kabin. Jika kapasitasnya antara 100 Wh hingga 160 Wh, penumpang memerlukan persetujuan tertulis dari maskapai.
  • Selama penerbangan, penggunaan power bank untuk mengisi perangkat elektronik apa pun tidak diperbolehkan, termasuk smartphone, tablet, atau laptop.
  • Pengisian daya power bank menggunakan stopkontak di kursi atau port USB yang disediakan maskapai juga dilarang.
  • Power bank harus disimpan dalam tas tangan dan tidak boleh ditempatkan di bagasi kargo.
  • Jika power bank rusak, menggelembung, atau menunjukkan tanda‑tanda kebocoran, petugas keamanan berhak menolak barang tersebut.

Mengapa Aturan Ini Diperketat?

Regulasi sebelumnya memperbolehkan penumpang membawa power bank hingga 20.000 mAh tanpa batasan penggunaan. Namun, data statistik dari tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan kasus kebakaran mini akibat korsleting pada baterai lithium‑ion, terutama pada penerbangan jarak jauh yang melintasi wilayah udara Jepang. Pemerintah menilai bahwa risiko kebakaran di dalam kabin dapat mengancam keselamatan semua penumpang, sehingga kebijakan ini diimplementasikan secara mendadak namun tegas.

Dampak Bagi Penumpang dan Maskapai

Berbagai maskapai penerbangan internasional yang melayani rute ke Jepang, seperti Japan Airlines, ANA, dan beberapa maskapai penerbangan Asia, sudah menyiapkan prosedur pemeriksaan tambahan di bandara. Penumpang diharapkan menyiapkan dokumen yang menunjukkan kapasitas baterai pada power bank mereka, atau lebih mudah lagi, meninggalkan perangkat berkapasitas tinggi di rumah sebelum berangkat.

Baca juga:
Benteng Israel di Eropa Runtuh: Apa Penyebabnya dan Dampaknya bagi Keamanan Regional

Travel agent dan biro perjalanan juga menyesuaikan panduan mereka. Mereka menambahkan catatan khusus pada tiket dan itinerary, serta menyediakan layanan konsultasi bagi pelancong yang tidak yakin apakah power bank mereka memenuhi kriteria baru.

Tips Mematuhi Aturan Power Bank Saat Terbang ke Jepang

Berikut beberapa langkah praktis yang dapat membantu Anda menghindari masalah di bandara:

Baca juga:
Satellit AI China Diduga Bantu Iran Serang Pasukan AS, Sementara Prabowo Peringatkan Ancaman Digital Global
  1. Periksa label pada power bank untuk mengetahui nilai Wh atau mAh. Jika hanya tertera mAh, gunakan rumus: Wh = (mAh × Volt) / 1000. Kebanyakan power bank beroperasi pada 3,7 V.
  2. Jika kapasitas melebihi 100 Wh, pertimbangkan untuk membeli power bank dengan kapasitas lebih kecil sebelum perjalanan.
  3. Matikan semua perangkat elektronik saat naik pesawat dan jangan coba mengisi daya menggunakan power bank selama penerbangan.
  4. Simpan power bank dalam tas yang mudah diakses, sehingga petugas keamanan dapat memeriksanya tanpa harus membuka bagasi besar.
  5. Jika Anda membutuhkan daya tambahan selama penerbangan, manfaatkan port USB yang disediakan maskapai, karena sumber listrik ini sudah terintegrasi dengan sistem keamanan pesawat.

Dengan mengikuti langkah‑langkah di atas, Anda tidak hanya mematuhi aturan power bank yang baru, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan penerbangan yang lebih aman bagi seluruh penumpang.

Kesimpulannya, perubahan regulasi ini mencerminkan komitmen Jepang dalam menjaga keselamatan udara. Penumpang yang siap menyesuaikan diri dengan kebijakan baru akan menikmati perjalanan yang lebih tenang, tanpa harus khawatir akan penahanan barang atau penundaan di bandara. Pastikan Anda memeriksa kapasitas power bank sebelum berangkat, dan nikmati pengalaman terbang ke Jepang dengan tenang.

Tinggalkan komentar