Tiyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya, Apa yang Sedang Terjadi?

Nasional27 Dilihat
banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 14 Juni 2026 | Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) 2025, Tiyo Ardianto, mengaku menemukan alat pelacak yang terpasang di bawah mobil pribadinya. Temuan tersebut disampaikan Tiyo usai mengikuti aksi Gejayan, yang kemudian diunggah melalui akun media sosial Instagram pribadinya.

Menurut Tiyo, keberadaan alat tersebut pertama kali diketahui setelah muncul notifikasi mencurigakan pada telepon genggamnya. Setelah menerima pemberitahuan tersebut, Tiyo kemudian melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang digunakan. Dari hasil pemeriksaan itu, mereka menemukan alat pelacak terpasang di bagian bawah mobil.

banner 336x280

Alat Pelacak yang Ditemukan

Alat pelacak yang ditemukan oleh Tiyo adalah jenis GPS yang dapat dilacak menggunakan sinyal Bluetooth. Alat tersebut dinamakan PBX Finder. Menurut Ketua Umum Rental Mobil Indonesia (KOREMBI), Mohamad Baihaki, meski terdeteksi oleh Bluetooth ponsel iPhone, namun GPS ini ukurannya kecil, sehingga akan sulit dicari di mana letaknya.

Alat pelacak seperti PBX Finder biasanya digunakan oleh jasa rental mobil untuk memantau lokasi kendaraan secara real-time, mencegah pencurian, hingga memastikan penyewa mematuhi batas wilayah yang disepakati.

Reaksi Tiyo Ardianto

Menanggapi penemuan alat pelacak di mobilnya, Tiyo Ardianto menilai bahwa peristiwa tersebut sebagai bentuk intimidasi terhadap pihak-pihak yang menyampaikan kritik terhadap pemerintah. Dia menyebut, tindakan itu sebagai sesuatu yang tidak dapat dibenarkan dalam kehidupan demokrasi.

Meski mengaku mendapat tekanan, Tiyo memastikan bahwa hal tersebut tidak akan menghentikan sikap kritisnya. Dia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan selama ini bertujuan untuk mendorong perbaikan bangsa.

Dalam hal ini, penemuan alat pelacak di mobil Tiyo Ardianto menimbulkan banyak pertanyaan tentang bagaimana alat tersebut bisa terpasang di mobilnya tanpa sepengetahuan pemilik. Hal ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang privasi dan keamanan individu dalam menggunakan kendaraan pribadi.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga: