Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 10 April 2026 | Jungkook, anggota termuda grup BTS, mengeluarkan permohonan maaf resmi kepada para penggemar ARMY setelah sebuah siaran langsung pada akhir Februari 2026 memicu kontroversi luas. Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui platform Weverse pada Rabu, 8 April 2026, ia mengakui bahwa tindakan mengacungkan jari tengah dan mengonsumsi alkohol selama siaran selama 88 menit membuat sebagian penonton merasa tidak nyaman.
Latar Belakang Siaran Kontroversial
Pada 26 Februari 2026, Jungkook mengadakan siaran langsung di Weverse yang berlangsung hampir satu setengah jam. Selama sesi tersebut, ia terlihat sedang minum bersama teman, menyinggung kebiasaan merokok masa lalunya, serta mengangkat jari tengah sebagai gestur ekspresi. Gestur tersebut, yang kemudian dibagikan di berbagai platform media sosial, menuai kecaman dari sebagian penggemar dan publik yang menilai perilaku tersebut tidak pantas bagi seorang idola K‑pop.
Permohonan Maaf dan Penjelasan Jungkook
Dalam video klarifikasi yang dibagikan pada 8 April, Jungkook menyampaikan, “Saya tidak yakin apa yang saya lakukan begitu salah selama siaran. Saya bukan figur publik, dan orang‑orang di YouTube atau di industri hiburan semuanya mengatakan hal‑hal serupa.” Ia menegaskan bahwa meskipun ia tidak menganggap perbuatannya sebagai “kejahatan besar,” ia menyadari bahwa “sebagai manusia, saya kadang‑kadang bisa bersikap seperti itu.”
Jungkook kemudian menambahkan, “Saya minta maaf kepada ARMY yang merasa tidak nyaman. Saya berjanji akan menahan diri dan tidak mengulangi hal serupa di masa depan.” Pernyataan tersebut diakhiri dengan harapan agar penggemar memahami “ketulusan hati” sang penyanyi.
Dampak Terhadap Aktivitas BTS
Kontroversi ini muncul menjelang peluncuran album kelima BTS, Arirang, yang dirilis pada 20 Maret 2026, serta persiapan tur dunia dengan nama yang sama. Meskipun insiden tersebut menimbulkan perdebatan, BTS tetap melanjutkan rencana tur, termasuk penampilan di Stadion Goyang, Gyeonggi, pada hari Kamis setelah permohonan maaf.
Sejumlah media melaporkan bahwa manajemen BigHit Music (sekarang HYBE) tidak secara resmi menanggapi insiden tersebut, namun menekankan bahwa “kegiatan promosi dan tur tetap berjalan sesuai jadwal.”
Reaksi Penggemar dan Publik
- Beberapa anggota ARMY menyatakan dukungan penuh, menekankan bahwa Jungkook telah menunjukkan kedewasaan dengan mengakui kesalahan.
- Kelompok lain mengkritik sikap “meremehkan” kesalahan, menuntut agar artis K‑pop lebih berhati‑hati dalam menampilkan perilaku di depan kamera.
- Pengamat industri menilai insiden ini sebagai contoh tantangan selebriti dalam era streaming langsung, di mana setiap gerakan dapat menjadi viral dalam hitungan menit.
Langkah Selanjutnya
Jungkook berjanji akan “lebih berhati‑hati” dalam interaksi daring, sambil tetap mempertahankan kejujuran dalam berkomunikasi dengan para penggemar. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada niat untuk “mengedit atau memposting secara provokatif” dalam konten selanjutnya.
Dengan album Arirang yang telah meraih posisi tinggi di Billboard Hot 100 dan tur dunia yang dijadwalkan meliputi Amerika Latin pada Oktober 2026, BTS tampaknya berusaha mengalihkan fokus publik kembali ke musik dan pertunjukan mereka.
Secara keseluruhan, permohonan maaf Jungkook menandai momen refleksi bagi artis muda yang tengah berada di puncak popularitas, sekaligus menjadi pengingat bagi industri hiburan akan tanggung jawab sosial yang melekat pada figur publik.