Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 13 April 2026 | Persija Jakarta kembali menunjukkan dominasinya di BRI Super League 2025/2026 setelah mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-0 pada laga pekan ke‑10. Kemenangan tersebut tidak hanya menambah tiga angka pada klasemen, tetapi juga menegaskan posisi Macan Kemayoran sebagai salah satu kandidat kuat gelar musim ini. Penampilan gemilang Eksel Runtukahu yang mencetak dua gol serta kontribusi Allano yang membuka kedalaman skor menjadi sorotan utama.
Rincian Laga Persija vs Persebaya
Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu (11/4/2026) dimulai dengan tempo tinggi. Allano menjadi pencetak gol pertama melalui tendangan titik putih pada menit ke‑31, memanfaatkan pelanggaran di area pertahanan Persebaya. Tak lama kemudian, Eksel Runtukahu menambah keunggulan Persija pada menit ke‑54 dengan tembakan melengkung yang tak dapat dijangkau kiper lawan. Brace Eksel berlanjut pada menit ke‑76, berkat umpan matang dari Allano Lima, menutup skor 3‑0.
Performa Eksel Runtukahu dan Imbasnya ke Timnas
Brace yang dicatatkan Eksel menjadi gol ke‑6nya dalam 17 penampilan di kompetisi ini. Konsistensi tersebut menimbulkan spekulasi mengenai peluangnya masuk ke skuad Timnas Indonesia. Warganet dan pundit sepak bola menilai bahwa statistik gol serta kontribusi dalam fase serangan membuatnya layak dipertimbangkan pelatih Timnas. Meski demikian, Eksel menegaskan bahwa fokusnya masih pada performa klub dan belum memikirkan panggilan internasional.
Daftar 7 Sisa Lawan Persija di Laga Mendatang
Setelah melewati Persebaya, Persija masih harus menghadapi tujuh lawan lagi sebelum akhir musim. Berikut urutan pertandingan yang dijadwalkan:
- Arema FC (Kandang)
- PSM Makassar (Tandang)
- Persib Bandung (Kandang)
- Bhayangkara FC (Tandang)
- Madura United (Kandang)
- Persik Kediri (Tandang)
- PSIS Semarang (Kandang)
Analisis Kemungkinan Poin Penuh di Laga-Laga Selanjutnya
Statistik menunjukkan Persija memiliki rata‑rata penguasaan bola di atas 60 % dan rata‑rata tembakan tepat sasaran lebih dari dua kali lipat tim lawan. Pertahanan yang solid dengan hanya menyerap satu gol dalam lima pertandingan terakhir juga menjadi faktor kunci. Mengingat kualitas lawan yang bervariasi, peluang meraih poin penuh pada masing‑masing pertandingan dapat diuraikan sebagai berikut:
| Pertandingan | Lawannya | Probabilitas Menang | Catatan Kunci |
|---|---|---|---|
| 1 | Arema FC | 68 % | Arema tengah mengalami penurunan performa di lini serang |
| 2 | PSM Makassar | 55 % | PSM kuat di kandang, namun pertahanan terbuka |
| 3 | Persib Bandung | 60 % | Persib belum menemukan konsistensi sejak pergantian pelatih |
| 4 | Bhayangkara FC | 62 % | Bhayangkara terganggu oleh absensi pemain kunci |
| 5 | Madura United | 70 % | Madura belum mampu menahan tekanan serangan cepat |
| 6 | Persik Kediri | 65 % | Persik masih dalam proses rebuilding |
| 7 | PSIS Semarang | 66 % | PSIS belum menunjukkan daya serang yang menakutkan |
Jika Persija mampu mempertahankan performa serupa, akumulasi poin potensial dari ketujuh laga tersebut dapat mencapai 21 poin, yang secara signifikan memperkuat posisi mereka di puncak klasemen.
Secara keseluruhan, kemenangan melawan Persebaya tidak hanya menambah tiga poin, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri skuad. Dengan daftar lawan yang masih menguntungkan dan statistik yang mendukung, Persija berada pada posisi strategis untuk mengamankan poin penuh pada hampir semua sisa pertandingan. Tantangan utama tetap pada konsistensi performa dan mengelola cedera pemain kunci menjelang fase akhir kompetisi.