Listrik Padam Massal di Sumatera, UMKM dan Warga Terpaksa Hadapi Dampak Besar

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 24 Mei 2026 | Pemadaman listrik yang terjadi di berbagai daerah di Sumatera, terutama Kota Medan dan Lubuk Basung, telah mengakibatkan dampak signifikan bagi masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejak Jumat, 22 Mei 2026, listrik padam total di beberapa wilayah, memaksa banyak warga dan pemilik usaha untuk mencari solusi alternatif.

Baca juga:
Kebakaran Hebat di Ruko Cat Marelan: Wanita Tewas, Tiga Penyintas, Penyebab Ternyata Campur Cat dengan Thinner

Di Kota Medan, pemadaman listrik berlangsung hingga 24 jam di beberapa lokasi. Alif, pemilik warung kopi Kopi Tao di Jalan Utama, mengungkapkan bahwa pemadaman tersebut sangat merugikan pelaku UMKM. “Kami hanya bergantung pada penjualan harian untuk bertahan hidup. Selama pemadaman, kami kehilangan banyak pelanggan,” ujarnya, menambahkan bahwa dirinya berharap pemadaman tidak kembali terjadi.

Di tempat lain, Fadli, seorang barista di sebuah coffee shop di Jalan Brigjen Katamso, melaporkan bahwa listrik padam selama hampir 19 jam. Banyak pelanggan yang enggan datang akibat ketidakmampuan mereka untuk menyajikan kopi tanpa listrik. “Kami tidak memiliki genset, jadi kami tidak bisa beroperasi normal,” kata Fadli.

Di Lubuk Basung, pemadaman listrik yang dimulai pada pukul 15.00 WIB membuat sejumlah warga terpaksa makan malam dalam kegelapan. Stefani, seorang warga, mengaku tidak sempat mempersiapkan makanan karena pemadaman berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan. Dia dan keluarganya akhirnya memilih untuk makan di warung sambil mengandalkan senter ponsel sebagai penerangan.

Pemadaman juga dirasakan oleh pemilik toko pulsa dan fotokopi di Medan. Juita, seorang pemilik toko pulsa, menyatakan pendapatannya anjlok karena tidak bisa melayani pelanggan. “Kami terpaksa tutup lebih cepat karena jaringan mati,” keluhnya. Hal serupa diungkapkan oleh Rustam, pemilik usaha fotokopi, yang juga merasakan dampak negatif dari pemadaman listrik.

Sementara itu, di Pekanbaru, Riau, pemadaman listrik menyeluruh memaksa banyak keluarga mencari tempat menginap di hotel. Kiki, seorang warga, mengungkapkan kesulitan mencari hotel yang memiliki kamar kosong. “Kami harus berkeliling mencari hotel, dan semua penuh. Akhirnya kami berhasil mendapatkan satu kamar, meski harus berbagi dengan lima orang,” jelas Kiki.

PT PLN selaku penyedia layanan listrik di wilayah tersebut meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman ini. Mereka menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan untuk perbaikan jaringan, namun banyak masyarakat yang berharap agar pemadaman tidak berlangsung lama dan lebih terjadwal dengan baik.

Walaupun pemadaman listrik adalah sesuatu yang kadang perlu dilakukan untuk perbaikan, dampaknya terhadap masyarakat dan UMKM sangat terasa. Banyak warga berharap agar PLN dapat meningkatkan kinerjanya dan menghindari pemadaman yang berkepanjangan.

Baca juga:
Pemadaman Listrik di Sumatra dan Jadwal Salat DKI Jakarta: Informasi Terkini

Tinggalkan komentar