Inovasi Telkom University: Rumah Botol dan Pelatihan UMKM untuk Lingkungan dan Produktivitas

Berita54 Dilihat
banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 26 Mei 2026 | SIDOARJO | Telkom University Surabaya terus berperan aktif dalam mendukung pengelolaan lingkungan dan peningkatan produktivitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui dua program inovatif. Pertama, universitas ini memperkenalkan konsep Rumah Botol sebagai upaya untuk mengatasi masalah limbah plastik, dan kedua, memberikan pelatihan terkait keselamatan kerja bagi pelaku UMKM di sektor pengelasan.

Program Rumah Botol untuk Limbah Plastik

Dalam upaya mengatasi permasalahan limbah plastik yang semakin mengkhawatirkan, dosen dan mahasiswa Telkom University melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan menerapkan teknologi tepat guna, yaitu Rumah Botol. Program ini dilaksanakan di RT 07 RW 10 Dusun Suko, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Melalui Rumah Botol, masyarakat didorong untuk mengumpulkan botol plastik bekas yang nantinya dapat dipilah dan didaur ulang.

banner 336x280

Ketua Pengabdian Masyarakat, Silvi Istiqomah, menyatakan harapannya agar program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan. “Semoga program ini berjalan lancar dan Rumah Botol yang telah diserahkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan RT 07,” ujarnya. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik yang berkelanjutan.

Dalam sosialisasi, dijelaskan bahwa limbah botol plastik tidak harus berakhir sebagai sampah, tetapi dapat dimanfaatkan kembali dalam sistem ekonomi sirkular. Konsep ini bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara lebih efisien, di mana barang yang telah digunakan tidak dibuang, melainkan diolah kembali menjadi bahan baku baru.

Peningkatan Keselamatan Kerja UMKM melalui Pelatihan

Selain program Rumah Botol, Telkom University juga menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan keselamatan dan produktivitas kerja di sektor UMKM. Pada 16 Mei 2026, tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri mengadakan pelatihan bertajuk “Identifikasi dan Pengendalian Risiko Pengelasan” di CV Jaya Utama, Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pekerja dan pengelola UMKM mengenai pentingnya identifikasi bahaya dalam aktivitas pengelasan, yang memiliki risiko tinggi.

Kegiatan ini dipimpin oleh Huki Chandra, S.T., M.Sc. dan melibatkan sejumlah dosen serta mahasiswa sebagai panitia. Pelatihan dibagi menjadi beberapa sesi, yang mencakup pemahaman tentang potensi bahaya dalam proses pengelasan, pengendalian risiko, serta penggunaan alat pelindung diri yang sesuai. Peserta diajak untuk berbagi pengalaman dan solusi aplikatif terhadap permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari.

Huki Chandra menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung peningkatan produktivitas usaha. “Melalui kegiatan ini, Telkom University Surabaya menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif mendukung pengembangan UMKM melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif,” ujarnya.

Manfaat bagi Masyarakat

Warga RT 07, Ayunda Rachma, menyatakan bahwa program pengabdian masyarakat ini telah membangkitkan semangat mereka untuk kembali aktif dalam memilah sampah. “Dulu kami pernah sangat aktif memilah sampah botol plastik dan hasilnya bahkan bisa memberikan manfaat bersama bagi warga. Dengan adanya program ini, semangat kami seperti dibangkitkan kembali untuk memilah sampah dan menjaga lingkungan tetap bersih,” ungkapnya.

Inisiatif yang diambil oleh Telkom University tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga membantu meningkatkan keselamatan dan produktivitas di sektor UMKM. Melalui kedua program ini, Telkom University menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga: