BTN Akuisisi Portofolio Kredit SMBC Indonesia Senilai Rp19,9 Triliun

banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 26 Mei 2026 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) telah menandatangani dua perjanjian pengalihan atas kredit pensiunan, kredit prapensiunan, dan kredit karyawan aktif pegawai BUMN atau lembaga pemerintahan milik PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBCI) dengan total nilai Rp19,93 triliun.

Transaksi tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah strategis perseroan memperluas basis bisnis ritel nasional sejalan dengan transformasi menjadi bank beyond mortgage.

banner 336x280

Penandatanganan dilakukan pada 22 Mei 2026 melalui skema Conditional Portfolio Transfer Agreement (CPTA) dan Conditional Loan Asset Transfer Agreement (CLATA) yang masing-masing disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik.

"Transaksi ini merupakan bagian dari transformasi BTN menjadi bank beyond mortgage, di mana perseroan tidak hanya fokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga memperluas ekosistem layanan keuangan melalui penguatan segmen payroll loan, pensiunan, dan transactional banking," ujar Ramon.

Dalam transaksi CPTA, BTN akan mengakuisisi portofolio pinjaman pensiunan dan pra-pensiunan dengan manfaat pensiun yang dikelola oleh TASPEN dengan estimasi nilai sebesar Rp12,58 triliun.

Sementara itu, melalui transaksi CLATA, BTN akan mengakuisisi aset pinjaman terkait pensiunan ASABRI, dana pensiun lainnya, serta kredit bagi karyawan aktif BUMN dan lembaga pemerintahan dengan estimasi nilai sebesar Rp7,34 triliun.

Ramon menjelaskan segmen pensiunan dan payroll loan memiliki karakteristik pembayaran yang relatif stabil sehingga dapat menjadi sumber pertumbuhan berkelanjutan bagi perseroan.

Selain memperkuat portofolio kredit, transaksi tersebut juga membuka peluang peningkatan dana murah, transaksi nasabah, serta optimalisasi ekosistem layanan BTN di berbagai wilayah Indonesia.

BTN memproyeksikan transaksi tersebut akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis perseroan ke depan melalui peningkatan total aset dan portofolio kredit.

"Langkah ini juga sejalan dengan strategi BTN membangun ekosistem keuangan yang lebih luas dan inklusif, sekaligus memperkuat posisi perseroan sebagai bank di segmen konsumer dengan layanan yang semakin lengkap bagi masyarakat," kata Ramon.

Untuk penyelesaian transaksi akan dilakukan setelah seluruh syarat pendahuluan yang diatur dalam perjanjian dipenuhi oleh masing-masing pihak.

Dalam beberapa bulan terakhir, BTN terus melakukan inovasi dan ekspansi untuk meningkatkan layanan dan memperluas jangkauan pasar.

Dengan akuisisi portofolio kredit SMBC Indonesia, BTN diyakini dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola kredit dan memperluas basis nasabah.

Hal ini sejalan dengan visi BTN untuk menjadi bank yang lebih kuat, lebih besar, dan lebih berkelanjutan.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:

Tinggalkan Balasan