Guncang Dunia: Timnas Norwegia Jadi ‘Mimpi Buruk’ di Piala Dunia 2026, Haaland Tak Terbendung!

Olahraga54 Dilihat
banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 24 June 2026 | Panggung Piala Dunia 2026 tengah dihebohkan oleh kebangkitan kekuatan baru dari tanah Skandinavia. Timnas Norwegia, yang selama ini sering dianggap sebagai tim pelengkap, kini bertransformasi menjadi kekuatan menakutkan yang siap meruntuhkan dominasi tim-tim besar. Dengan performa gemilang yang dipimpin oleh sang megabintang Erling Haaland, Norwegia baru saja memastikan langkah mereka ke babak 16 besar (sextondelsfinal) setelah melewati drama pertandingan yang penuh emosi dan tantangan alam.

Dominasi di Lapangan dan Selebrasi ‘Mendayung’ yang Viral

Langkah bersejarah ini dipastikan setelah Timnas Norwegia berhasil menumbangkan kekuatan besar Afrika, Senegal, dengan skor tipis 3-2 dalam laga yang digelar di New Jersey. Pertandingan ini tidak berjalan mudah. Setelah babak pertama yang ketat, Marcus Holmgren Pedersen berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-43. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada Erling Haaland yang kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak dua gol krusial, mengulangi catatan gemilangnya saat melawan Irak di laga pembuka.

banner 336x280

Kemenangan ini memicu perayaan unik yang kini viral di seluruh dunia. Setelah peluit panjang dibunyikan, seluruh pemain Timnas Norwegia duduk di lapangan dan melakukan aksi ‘mendayung’ bersama para suporter di tribun. Fenomena ini bahkan merambah hingga ke Times Square, New York, di mana ribuan pendukung Norwegia berkumpul untuk melakukan aksi serupa sebelum pertandingan dimulai. Pelatih Ståle Solbakken menyebut malam tersebut sebagai salah satu momen terbesar dalam sejarah sepak bola negaranya.

Pujian Setinggi Langit dari Didier Deschamps

Kesuksesan Norwegia tidak hanya menarik perhatian penggemar, tetapi juga membuat para pesaing waspada. Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, secara terbuka memberikan penghormatan bagi kualitas skuad Norwegia. Menjelang pertemuan kedua tim untuk memperebutkan posisi juara grup, Deschamps menegaskan bahwa Norwegia adalah salah satu tim terbaik di turnamen ini.

“Tim Norwegia benar-benar bagus. Mereka berada di antara yang terbaik, jadi kami tahu apa yang harus kami harapkan,” ujar Deschamps. Senada dengan pelatihnya, bek Barcelona Jules Kounde juga mengakui bahwa menghadapi Norwegia akan menjadi tantangan yang sangat sulit bagi Les Bleus. Saat ini, baik Prancis maupun Norwegia sama-sama mengoleksi enam poin dari dua pertandingan pertama, menjadikan laga penutup grup hari Jumat mendatang sebagai partai hidup mati untuk memperebutkan takhta grup.

Mimpi Buruk bagi Tetangga Skandinavia

Di sisi lain, performa impresif Timnas Norwegia menimbulkan kekhawatiran besar bagi rival regional mereka, Swedia. Pakar sepak bola kenamaan, Erik Niva, memberikan peringatan keras bagi tim nasional negaranya. Menurut Niva, menghadapi Norwegia di fase gugur akan menjadi mimpi buruk bagi Swedia (Blågult). Ia menilai Norwegia saat ini berada pada level yang jauh melampaui tetangganya.

“Dalam sebagian besar kesempatan, mereka akan mengalahkan kita. Kita mungkin hanya bisa menang satu kali dari sepuluh pertemuan melawan mereka saat ini. Mereka adalah salah satu ‘outsider’ terkuat dalam turnamen ini, dan sekarang mereka telah membuktikannya,” tegas Niva. Pandangan ini didasari pada konsistensi Norwegia yang berbeda jauh dengan performa Swedia yang masih naik-turun setelah kekalahan telak dari Belanda.

Gangguan Cuaca Ekstrem dan Rekor Dunia

Perjalanan Norwegia menuju babak 16 besar juga diwarnai dengan drama cuaca yang tidak biasa. Pertandingan di Amerika Serikat sempat terganggu oleh badai hebat yang memaksa evakuasi penonton dan menyebabkan jeda babak pertama berlangsung hingga dua jam. Meski dalam kondisi yang penuh ketidakpastian, mentalitas para pemain Norwegia tetap terjaga hingga akhir laga.

Sementara itu, di belahan dunia lain, Prancis yang akan menjadi lawan Norwegia berikutnya tengah menghadapi rekor suhu panas ekstrem. Pada Selasa, 23 Juni 2026, Prancis mencatat suhu rata-rata nasional tertinggi sepanjang sejarah, yakni 29,8 derajat Celcius, dengan puncaknya mencapai 42,1 derajat di Bordeaux. Kondisi ini memaksa penutupan ikon wisata seperti Menara Eiffel dan Museum Louvre, yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi kondisi fisik para pemain Prancis sebelum laga krusial melawan Norwegia.

Statistik Menarik Norwegia di Fase Grup

  • Jumlah Poin: 6 Poin dari 2 Pertandingan
  • Gol Memasukkan: 7 Gol (4 gol ke gawang Irak, 3 gol ke gawang Senegal)
  • Top Skor Tim: Erling Haaland (4 Gol)
  • Status: Lolos ke Babak 16 Besar (Sextondelsfinal)

Keberhasilan Norwegia melaju dari fase grup untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka membuktikan bahwa proyek jangka panjang sepak bola negara tersebut mulai membuahkan hasil. Dengan kombinasi antara ketajaman Haaland di lini depan, soliditas pertahanan yang dipuji pemain kelas dunia, serta dukungan suporter yang kreatif, Norwegia bukan lagi sekadar tim kejutan. Mereka adalah kandidat serius yang mampu melangkah jauh, bahkan mungkin hingga ke partai puncak di turnamen kali ini. Pertandingan melawan Prancis nanti akan menjadi ujian sesungguhnya untuk mengukur sejauh mana ‘kapal Viking’ ini bisa berlayar di kompetisi sepak bola tertinggi jagat raya.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:

Tinggalkan Balasan