Haaland Menggila! Norwegia Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026 dan Kejutan dari Arena Es

Olahraga13 Dilihat
banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 23 June 2026 | Geliat olahraga Norwegia tengah berada di puncak kejayaan setelah tim nasional sepak bola mereka memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan yang penuh drama di New Jersey, Amerika Serikat, tim berjuluk Løvene (Singa) tersebut berhasil menumbangkan Senegal dengan skor tipis 3-2. Kemenangan ini tidak hanya memastikan tiket ke fase gugur, tetapi juga menegaskan status Erling Haaland sebagai salah satu penyerang paling mematikan di kolong langit saat ini.

banner 336x280

Dominasi Haaland dan Drama di New Jersey

Erling Haaland kembali menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol krusial bagi Norwegia. Penyerang berusia 25 tahun itu menunjukkan ketajamannya di depan gawang lawan, meski ia tetap bersikap rendah hati saat ditanya mengenai peluang timnya untuk mengangkat trofi emas di akhir turnamen. Haaland secara tegas menyatakan bahwa ekspektasi publik tidak boleh terlalu berlebihan, meskipun ia mengakui bahwa malam kemenangan tersebut adalah salah satu momen terbesar dalam hidupnya, bersanding dengan laga perdana mereka melawan Irak.

Pertandingan melawan Senegal sendiri tidak berjalan mudah. Penjaga gawang Senegal, Édouard Mendy, sempat menjadi tembok tebal di babak pertama dengan melakukan dua penyelamatan gemilang yang menggagalkan peluang emas Norwegia. Namun, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-43 melalui gol yang dicetak oleh Marcus Holmgren Pedersen. Senegal sempat memberikan perlawanan sengit melalui Sarr yang mencetak dua gol, namun efektivitas serangan Norwegia yang dipimpin Haaland memastikan kemenangan bagi tim asuhan Ståle Solbakken.

Cuaca Ekstrem dan Penundaan Dua Jam

Laga ini juga diwarnai oleh insiden alam yang tidak terduga. Badai besar yang menerjang wilayah New Jersey memaksa pihak penyelenggara mengevakuasi seluruh penonton dari tribun demi keselamatan. Akibat cuaca buruk tersebut, jeda turun minum yang biasanya hanya berlangsung 15 menit membengkak menjadi dua jam. Ketidakpastian ini sempat menguji mental para pemain, namun timnas Norwegia berhasil menjaga fokus mereka hingga peluit panjang dibunyikan.

Keberhasilan melaju ke babak 32 besar ini merupakan kali kedua dalam sejarah sepak bola Norwegia mereka berhasil melewati fase grup Piala Dunia. Kini, Norwegia bersiap menghadapi laga penentuan juara grup melawan Prancis. Jika berhasil menang, mereka akan keluar sebagai pemuncak klasemen. Namun, jika laga berakhir imbang atau kalah, Prancis yang diperkuat Kylian Mbappé akan mengambil posisi teratas.

Analisis Peluang Lawan di Babak Gugur

Berdasarkan perhitungan statistik yang dirilis oleh pusat komputasi di Norwegia, terdapat beberapa skenario menarik mengenai siapa yang akan menjadi lawan mereka di babak selanjutnya. Berikut adalah tabel probabilitas lawan Norwegia di babak 32 besar:

Negara Lawan Probabilitas Syarat Skenario
Pantai Gading 63,2% Norwegia finis sebagai runner-up grup
Swedia 17,7% Norwegia juara grup dan Swedia peringkat tiga terbaik
Lainnya 19,1% Skenario kombinasi grup lain

Gelandang Patrick Berg mengungkapkan antusiasmenya jika harus bertemu dengan tetangga serumpun mereka, Swedia. Menurutnya, pertemuan dua negara Nordik di panggung sebesar Piala Dunia akan menjadi momen yang sangat luar biasa bagi sejarah olahraga kedua negara.

Legenda Hoki Es Mathis Olimb Belum Mau Pensiun

Beralih dari lapangan hijau ke arena es, kabar mengejutkan datang dari dunia hoki es Norwegia. Mathis Olimb, bintang veteran yang pernah bersinar di liga Swedia (SHL), secara resmi menandatangani kontrak baru dengan klub masa kecilnya, Vålerenga. Di usianya yang telah menginjak 40 tahun, Olimb bersiap memulai musim profesionalnya yang ke-25, sebuah pencapaian yang sangat langka di dunia olahraga profesional.

Musim lalu, Olimb membuktikan bahwa usia hanyalah angka dengan mengemas 16 gol dan total 43 poin dari 43 pertandingan. Ia tetap menjadi pilar penting bagi Vålerenga, bermain berdampingan dengan adiknya, Ken Andre Olimb, yang kini berusia 37 tahun. Direktur Olahraga Vålerenga, Morten Ask, memuji profesionalisme Olimb yang dianggap sebagai panutan bagi para pemain muda di dalam maupun di luar lapangan es.

Olimb menyatakan bahwa ia masih merasakan kegembiraan yang sama setiap kali turun ke lapangan seperti saat ia memulai kariernya puluhan tahun lalu. Baginya, hoki es bukan sekadar pekerjaan, melainkan hasrat yang terus membara. Dengan total 363 poin dalam 378 pertandingan, Olimb kini menempati posisi kelima dalam daftar pencetak poin sepanjang masa Vålerenga, dan musim depan akan menjadi musim kesepuluhnya berseragam klub tersebut.

Kesuksesan tim nasional sepak bola di panggung dunia dan dedikasi luar biasa atlet veteran seperti Mathis Olimb menunjukkan bahwa Norwegia sedang menikmati masa keemasan dalam dunia olahraga. Fokus dunia kini tertuju pada hari Jumat mendatang, saat tim nasional mereka akan berhadapan dengan Prancis untuk memperebutkan supremasi di grup Piala Dunia, sembari berharap Haaland kembali menunjukkan magisnya di depan gawang.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:

Tinggalkan Balasan