Berluti: Semiotika Kisah Pangeran Kecil Dalam Presentasi Spring Summer 2027 di Paris

banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 26 June 2026 | Pada musim semi dan musim panas 2027 di Paris, Berluti menampilkan presentasi yang mengeksploitasi semiotika kisah pangeran kecil dalam The Little Prince karya Antoine de Saint-Exupéry. Dalam presentasi ini, Berluti mengubah dongeng klasik menjadi sistem makna yang direkayasa ulang melalui material luxury kontemporer dengan teknik yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Presentasi ini tidak hanya menampilkan ilustrasi atau referensi visual, melainkan translasi struktur tanda menjadi kulit, warna, dan bentuk. Berluti memperlakukan kulit bukan sebagai material, melainkan sebagai medium waktu. Melalui tanning, kulit mentah ditransformasi menjadi permukaan hidup yang menyimpan memori.

banner 336x280

Seleksi kulit dilakukan dengan presisi ekstrem, di mana ketidaksempurnaan tidak dihapus, melainkan diakui sebagai identitas. Dari sini, patina bekerja sebagai bahasa paling jujur: lapisan yang tumbuh, berubah, dan terus berevolusi bersama pemakai.

Dalam presentasi ini, planet kecil ditranslasikan oleh Berluti menjadi struktur eksistensial pria modern. Setiap objek menjadi micro-universe: menyimpan jejak waktu, langkah, dan emosi. Kulit Venezia tidak lagi sekadar material, tetapi permukaan yang merekam hidup.

Mawar tidak pernah hadir sebagai bentuk bunga, melainkan sebagai struktur desain. Lipatan kulit tumbuh seperti organisme, transisi warna tidak pernah selesai, dan jahitan bekerja seperti gestur perawatan yang terus diulang.

Gurun adalah ruang kosong yang justru paling penuh makna. Berluti menerjemahkannya sebagai prinsip desain: reduksi, kontrol, dan disiplin bentuk. Savoir-faire bekerja dalam diam. Tidak menonjol, tidak mendominasi, tetapi menentukan seluruh struktur.

Bintang adalah ingatan yang tidak bisa dimiliki, hanya dirasakan. Berluti menerjemahkannya menjadi sistem orientasi emosional: kilau kulit, refleksi patina, dan detail kecil yang bekerja sebagai penanda intuitif.

Pangeran Kecil tidak lagi diposisikan sebagai karakter, tetapi sebagai cara melihat. Ia adalah kesadaran yang memahami dunia melalui relasi, bukan kepemilikan. Fashion tidak lagi soal tampilan. Ia menjadi sistem membaca dunia melalui tubuh.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:

Tinggalkan Balasan