Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 22 July 2026 | Artikel ini akan membahas tentang perempuan-perempuan yang memiliki peran penting dalam kisah The Odyssey. Meskipun Odysseus adalah tokoh utama dalam kisah ini, perempuan-perempuan seperti Penelope, Athena, Circe, Helen dari Troya, Calypso, dan Melantho memiliki strategi berbeda untuk bertahan hidup di dalam sistem patriarki.
Penelope, istri Odysseus, dikenal sebagai perempuan yang setia menunggu suaminya selama dua puluh tahun. Namun, jika dibaca dari perspektif masa kini, kesetiaannya bukanlah bentuk kepasrahan, melainkan strategi untuk bertahan di dunia yang membatasi pilihan perempuan.
Athena, dewi kebijaksanaan, menunjukkan bahwa perempuan juga dapat memegang otoritas melalui kebijaksanaan. Ia membimbing Odysseus melalui kecerdasan emosi, diplomasi, dan kemampuan membaca situasi.
Circe, perempuan yang hidup mandiri di luar aturan patriarki, memiliki pengetahuan tentang sihir yang membuatnya ditakuti. Namun, sebenarnya bukan sihirnya yang membuatnya berbahaya, melainkan kenyataan bahwa ia memiliki kuasa atas hidupnya sendiri.
Helen dari Troya, yang sering dijadikan simbol betapa perempuan sering dijadikan kambing hitam atas ambisi dan peperangan yang sesungguhnya dipicu oleh para laki-laki.
Calypso, yang mencintai Odysseus dan ingin ia tetap tinggal bersamanya, menawarkan keabadian dan ‘membiarkannya’ lupa pada anak-istrinya di rumah. Dalam epos The Odyssey, keinginannya dianggap sebagai penghalang perjalanan sang pahlawan. Namun, kisahnya juga memperlihatkan standar ganda terhadap hasrat perempuan.
Melantho, pelayan Penelope, memilih berpihak kepada para pelamar dan akhirnya menerima hukuman paling tragis. Ia mudah dicap sebagai pengkhianat. Namun, berbeda dengan Penelope, Melantho tidak memiliki status sosial maupun perlindungan.
Dari perempuan-perempuan ini, kita dapat melihat bahwa setiap perempuan memiliki strategi berbeda untuk bertahan hidup di dalam sistem patriarki. Strategi ini tidak hanya melibatkan kekerasan atau kebijaksanaan, tetapi juga melibatkan kecerdasan, kemandirian, dan keberanian.













