Kekacauan di Nantes: Pertandingan Terhenti Setelah Fans Menginvasi Lapangan

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 18 Mei 2026 | Pertandingan Ligue 1 antara FC Nantes dan Toulouse pada hari Minggu di Stadion de la Beaujoire berakhir dengan kekacauan yang tak terduga. Pertandingan yang seharusnya menjadi penutup musim ini terpaksa dihentikan setelah para penggemar Nantes, yang marah karena tim mereka terdegradasi ke Ligue 2, menyerbu lapangan. Hanya 22 menit pertandingan yang berlangsung sebelum situasi menjadi tidak terkendali.

Suasana di stadion berubah menjadi tegang sejak awal, ketika suporter Nantes mulai memprotes keputusan yang telah mengkonfirmasi relegasi tim mereka sebelum pertandingan dimulai. Dengan menggunakan flare dan meneriakkan yel-yel yang menargetkan pemilik klub dan manajemen, mereka menunjukkan ketidakpuasan yang mendalam terhadap kondisi klub. Banderol juga muncul di tribun, mengungkapkan kemarahan terhadap berbagai pihak, termasuk pemain dan pejabat klub.

Baca juga:
Registrasi SNPMB Diperpanjang: Panduan Lengkap Buat Akun, Unduh Kartu UTBK SNBT 2026, dan Tips Wamen Stella untuk Sukses

Situasi mencapai puncaknya ketika ratusan ultras Nantes berhasil menerobos barikade keamanan dan menyerbu lapangan. Para pemain dari kedua tim segera meninggalkan lapangan menuju ruang ganti untuk menghindari konflik. Kejadian ini menyebabkan pihak berwenang mengirimkan polisi anti huru hara untuk mengendalikan kerumunan dan melindungi para pemain.

Di tengah kekacauan, pelatih Nantes, Vahid Halilhodzic, terlihat berusaha menenangkan para suporter yang marah. Dalam momen emosional, pelatih berusia 73 tahun ini harus ditahan oleh petugas keamanan saat ia berusaha mendekati para penggemar yang menginvasi area teknis. Halilhodzic, yang memiliki sejarah panjang dengan klub, terlihat sangat terpukul oleh kejadian tersebut, bahkan dia mengungkapkan bahwa ini adalah pertandingan terakhirnya sebagai pelatih Nantes.

Keputusan untuk menghentikan pertandingan diambil sekitar 40 menit setelah invasi, dengan wasit mengumumkan bahwa situasi tidak lagi aman untuk melanjutkan. Penangguhan ini menandai akhir yang menyedihkan bagi Nantes, yang telah menghabiskan 13 tahun di Ligue 1. Relegasi mereka telah dipastikan pada 8 Mei setelah kalah dalam pertandingan melawan Lens.

Berikut adalah beberapa poin penting dari kejadian tersebut:

  • Fans Nantes melakukan invasi lapangan sebagai protes terhadap relegasi klub.
  • Pertandingan dihentikan setelah hanya 22 menit berlangsung.
  • Vahid Halilhodzic, pelatih Nantes, terlihat emosional dan terpaksa ditahan oleh petugas keamanan.
  • Keputusan untuk menghentikan pertandingan diambil demi keamanan semua pihak yang terlibat.

Relegasi ini menjadi sangat sulit diterima oleh para penggemar Nantes, yang sebelumnya menyaksikan kesuksesan tim dalam beberapa tahun terakhir, termasuk mencapai final Coupe de France dua kali. Namun, sejak kalah dalam final Coupe de France dari Toulouse tiga tahun lalu, klub ini mengalami penurunan performa yang drastis, yang membawa mereka ke situasi yang sangat sulit sekarang ini.

Pihak berwenang sepak bola Prancis kini berencana untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terkait pelanggaran keamanan yang terjadi selama protes tersebut. Kejadian ini menjadi pengingat akan dampak emosional yang dapat ditimbulkan oleh hasil buruk dalam kompetisi olahraga, serta pentingnya menjaga keamanan di stadion.

Baca juga:
Peluang Terakhir: FC Porto Sambut CD Tondela di Estádio do Dragão dengan Tiket Terbatas

Tinggalkan komentar