Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 26 April 2026 | Lionel Messi kembali menorehkan momen dramatis dalam laga pekan kesembilan MLS 2026 antara Inter Miami dan New England Revolution di Nu Stadium, Minggu 26 April 2026. Meski menampilkan performa konsisten selama 90 menit, sang raja Ballon d’Or gagal menambah angka di papan skor. Hasil akhir berakhir imbang 1-1, menambah deretan hasil serupa Inter Miami sejak pindah ke stadion baru.
Laga Inter Miami vs New England Revolution
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. New England Revolution membuka keunggulan pada menit ke-56 lewat gol cepat Carles Gil yang memanfaatkan kebingungan di kotak penalti Inter Miami. Gil merebut bola, menembak dari jarak dekat, dan memaksa kiper Matt Turner mengeluarkan bola. Inter Miami berusaha keras mengejar ketertinggalan dan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-76 berkat gol penyelamat dari pemain asal Meksiko, Germán Berterame, yang mengeksekusi rebound di sisi kiri gawang.
Gol Nyaris Terjadi dari Tanduk Sepak Pojok
Detik-detik paling menegangkan muncul ketika Messi mengirimkan tendangan pojok langsung ke sudut kanan atas gawang. Bola meluncur melengkung dengan kecepatan tinggi, menembus pertahanan dan mengarah tepat ke sudut paling sulit dijangkau oleh kiper. Namun, Matt Turner berhasil menepis bola dengan refleks luar biasa, menghalau apa yang banyak analis sepak bola sebut sebagai “Messi gol susah” yang hampir menjadi gol paling spektakuler dunia. Momen tersebut menjadi sorotan utama karena jarak, sudut, dan kurva bola yang hampir tak terjangkau.
Peluang Lain yang Gagal Dikonversi
Tidak hanya dari pojok, Messi kembali menciptakan peluang pada menit ke-78 dengan tembakan jarak jauh yang meluncur ke sudut kiri gawang. Sayangnya, kiper lawan kembali menahan dengan satu penyelamatan krusial. Kesempatan emas lainnya muncul pada menit ke-84 ketika Messi melakukan dribel melewati dua pemain belakang, namun tembakan akhir terhalang oleh post gawang. Seluruh aksi ini menegaskan bahwa meskipun tidak mencetak gol, Messi tetap menjadi ancaman utama bagi lawan.
Kisah Sial di Stadion Baru
Hasil imbang ini menambah deretan catatan kurang menguntungkan Inter Miami di Nu Stadium. Sejak pindah ke kandang baru, tim belum pernah meraih kemenangan. Tiga pertandingan terakhir berujung seri, termasuk 2-2 melawan Austin FC pada debut di rumah baru dan 1-1 melawan New York Red Bulls. Kekurangan kemenangan di kandang menjadi sorotan para pengamat, yang menilai tekanan psikologis dapat memengaruhi performa pemain, termasuk Messi.
Meski sial, penampilan Messi tetap menginspirasi. Ia mengancam pertahanan lawan dengan kreativitas, visi, serta ketajaman teknik yang tak lekang oleh waktu. Penonton dan penggemar tetap menantikan gol berikutnya, berharap “Messi gol susah” berikutnya dapat terwujud dan mengubah nasib Inter Miami di kompetisi MLS.