Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 12 April 2026 | Sabtu (11/4/2026) malam, Stadion Lukas Enembe menjadi saksi sengitnya duel pekan ke-24 Championship Liga 2 2025-2026 antara Persipura Jayapura dan Persela Lamongan. Kedua tim berakhir dengan hasil imbang 0-0, namun cerita di balik angka tersebut jauh lebih dramatis. Kesempatan emas lewat tendangan penalti pada menit ke-50 tak terkonversi, menambah tekanan pada Persipura yang masih berjuang menempel ketat pemuncak klasemen.
Kesempatan Penalti yang Gagal
Awal babak kedua menjadi momen krusial bagi Laskar Mutiara Hitam. Pada menit ke-48, penyerang asing Victor Mansaray dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh pertahanan Persela. Wasit langsung mengangkat bendera putih, memberi Persipura peluang untuk memecah kebuntuan.
Williams Lugo, pemain asal Venezuela yang dipercaya mengeksekusi tendangan, menyalip bola dengan keras pada menit ke-50. Sayangnya, tembakan tersebut melambung melewati mistar gawang. Bola sempat memantul dan diupayakan oleh Reno Salampessy melalui skema rebound, namun kulit bulat tetap tidak masuk. Kegagalan tersebut menjadi titik balik yang menguntungkan Persela, yang berhasil menahan serangan lanjutan lawan.
Penampilan Kiper Persela yang Gemilang
Kiper Persela, Rafli Mahreza, menjadi pahlawan tak bersorot pada laga ini. Dengan sejumlah penyelamatan krusial, ia menepis tembakan berbahaya baik dari luar kotak penalti maupun serangan satu lawan satu. Penampilannya menjadi faktor utama yang membuat Persela berhasil mengamankan satu poin di markas lawan.
Implikasi Klasemen
Hasil imbang ini menempatkan Persipura pada posisi dua klasemen sementara dengan 47 poin, terpaut dua angka dari pemuncak klasemen PSS Sleman (49 poin). Barito Putera berada di peringkat tiga dengan 45 poin, sedangkan Persela tetap di peringkat lima dengan 37 poin.
| Posisi | Klub | Poin |
|---|---|---|
| 1 | PSS Sleman | 49 |
| 2 | Persipura Jayapura | 47 |
| 3 | Barito Putera | 45 |
| 4 | Persiba Balikpapan | 44 |
| 5 | Persela Lamongan | 37 |
Dengan hasil ini, Persipura masih memiliki peluang untuk menempel pada PSS Sleman, namun kegagalan mengkonversi penalti menambah beban psikologis. Jika Persipura kalah pada pertemuan selanjutnya melawan PSIS Semarang, peluang terbuang dari zona promosi akan semakin besar.
Komentar Pelatih
Setelah laga, pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, menyoroti pentingnya ketenangan dan finishing. “Kami memiliki banyak peluang, terutama pada laga sebelumnya melawan Persiba Balikpapan, namun gagal memanfaatkan. Saya berharap di pertandingan melawan Persela, setiap peluang dapat kami ubah menjadi gol,” ujarnya dalam konferensi pers.
Di sisi lain, pelatih Persela, Bima Sakti, mengakui tantangan besar menghadapi Persipura di kandang. “Persipura adalah tim yang solid dan progresif. Target kami tetap meraih poin, baik itu lewat kemenangan atau imbang. Kami akan bermain disiplin dan memanfaatkan setiap kesempatan,” kata Bima Sakti.
Statistik Pertandingan
- Jumlah tembakan Persipura: 12 (4 tepat sasaran)
- Jumlah tembakan Persela: 9 (3 tepat sasaran)
- Penguasaan bola: Persipura 54%, Persela 46%
- Kartu kuning: Persipura 2, Persela 1
Statistik menunjukkan bahwa meski Persipura lebih mendominasi penguasaan bola, pertahanan Persela yang terorganisir serta aksi penyelamatan Rafli Mahreza menghalangi setiap serangan yang berbahaya.
Secara keseluruhan, laga ini menegaskan betapa tipisnya garis pemisah antara kemenangan dan kebobolan peluang di Liga 2. Persipura harus segera memperbaiki ketajaman di depan gawang agar tidak terbuang peluang penting di sisa musim. Sementara Persela, dengan mentalitas yang tinggi, berhasil menahan gempuran lawan dan menambah satu poin penting di klasemen.
Dengan jadwal pertandingan selanjutnya yang menjanjikan, baik Persipura maupun Persela harus memanfaatkan hasil ini sebagai bahan evaluasi. Persipura akan menjamu PSIS Semarang, sedangkan Persela akan berhadapan dengan Persipal. Pertarungan selanjutnya akan menentukan apakah Persipura mampu kembali ke jalur promosi atau terpaksa menyerah pada tekanan kompetitif.