Menjelang Magrib 2: Ketegangan antara Medis dan Mistik di Desa Terpencil

Berita10 Dilihat
banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 29 Mei 2026 | Film terbaru berjudul Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai akan tayang di ANTV pada Kamis malam, 28 Mei 2026, pukul 21.30 WIB. Disutradarai oleh Helfi Kardit, film ini merupakan sekuel dari film sebelumnya yang mengangkat isu pasung dan stigma terhadap kesehatan mental. Dalam sekuel ini, penonton akan disuguhkan dengan kisah yang lebih menegangkan dan kompleks.

Setting film ini berada pada era tahun 1920-an, di mana Indonesia masih berada di bawah penjajahan Belanda. Cerita berfokus pada seorang dokter muda bernama Giandra, yang diperankan oleh Aditya Zoni. Giandra berusaha menolong Layla, seorang gadis yang dipasung oleh warga desa Karuhun karena dianggap gila. Warga desa percaya bahwa satu-satunya cara untuk menyembuhkan Layla adalah melalui ritual adat, sementara Giandra berpegang teguh pada pendekatan medis.

banner 336x280

Konflik yang muncul antara Giandra dan warga desa menggambarkan pertempuran antara ilmu pengetahuan dan kepercayaan mistis yang telah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat. Drama ini semakin intens ketika Giandra bertemu dengan Rikke, seorang jurnalis yang menulis tentang kondisi Layla. Rikke memberikan tiga kata kunci kepada Giandra: kultur, mistik, dan tahayul, yang menjadi petunjuk penting dalam perjalanannya.

Sutradara Helfi Kardit menggambarkan film ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga pengalaman yang menggugah perasaan. Ia menyatakan bahwa penonton akan merasakan langsung kengerian dari kisah dua wanita yang terjebak dalam pasung dan tidak dapat melarikan diri. Kehadiran aktris senior Muthia Datau sebagai nenek Layla menambah bobot emosional dalam film ini, menggambarkan sosok yang menguasai tradisi dan logika.

Film ini tidak hanya berfokus pada unsur horor, tetapi juga mengangkat kritik sosial terhadap stigma yang melekat pada kesehatan mental. Aditya Zoni tampil meyakinkan sebagai protagonis yang skeptis namun rapuh, sementara Aisha Kastalon berhasil menampilkan perannya sebagai wanita yang dirantai dengan akting fisik yang luar biasa. Tatapan matanya mampu menyampaikan rasa sakit dan ancaman tanpa banyak dialog.

Sementara itu, di Cirebon, sebuah kejadian yang mencengangkan terjadi ketika seorang anak dijatuhi hukuman untuk mengumandangkan azan magrib seminggu sekali. Anak tersebut terbukti melakukan penganiayaan terhadap pengendara motor. Hakim memutuskan untuk memberikan hukuman pidana pengawasan dengan syarat khusus, termasuk kewajiban melakukan kegiatan keagamaan. Kejadian ini menyoroti pentingnya pendidikan moral dan agama pada generasi muda.

Di sisi lain, berita duka datang dari Takalar, Sulawesi Selatan, di mana dua bocah ditemukan tewas dalam lubang galian septic tank. Kedua bocah tersebut hilang saat bermain dan sempat menjadi perbincangan warga setempat karena dugaan adanya campur tangan makhluk halus. Ini menunjukkan betapa rentannya anak-anak dalam situasi yang tidak terduga dan perlunya pengawasan dari orang tua.

Dengan kombinasi antara kisah horor psikologis, kritik sosial, dan kejadian nyata yang memilukan, Menjelang Magrib 2 menjadi film yang wajib ditonton bagi mereka yang ingin menyelami kedalaman cerita manusia dan berbagai konflik yang mengelilinginya.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:

Tinggalkan Balasan