Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 06 Juni 2026 | Masa pensiun seringkali dipandang sebagai akhir dari produktivitas seseorang. Namun, pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Banyak orang yang masih dapat berkontribusi dan menjalani hidup yang bermakna di masa pensiun. Salah satu contoh adalah kegiatan 'Glow and Grow' yang digelar oleh Bank Mandiri Taspen dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui implementasi tiga pilar utama, yakni Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera.
Dirut Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas. Melalui kegiatan 'Glow and Grow', perusahaan ingin menunjukkan bahwa masa pensiun dapat dijalani dengan sehat, aktif, sejahtera, dan penuh makna. Kegiatan ini diikuti oleh 80 nasabah pensiunan dan menjadi bagian dari upaya Bank Mandiri Taspen dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
Selain kegiatan 'Glow and Grow', Bank Mandiri Taspen juga menghadirkan Pojok Wirausaha Nasabah yang memberikan kesempatan kepada para pensiunan untuk mempromosikan dan memasarkan produk usaha mereka. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup nasabah secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada aspek perbankan.
Di sisi lain, studi dari Climate Finance Asia menunjukkan bahwa pensiun dini batu bara di Indonesia masih terhambat oleh masalah struktural, seperti kontrak jual-beli listrik jangka panjang dan pembuatan keputusan yang terpecah-pecah. Namun, dengan adanya dana transisi energi yang banyak, diharapkan dapat mempercepat pensiunnya PLTU batu bara di Indonesia.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mencatat bahwa total aset industri asuransi nasional tumbuh 3,39 persen menjadi Rp1,202,16 triliun pada April 2026. Permodalan sektor asuransi jiwa dan umum tetap kuat dengan tingkat Risk Based Capital di atas batas minimum. Sektor dana pensiun mencatatkan aset Rp1,69 kuadriliun, sementara aset industri penjaminan nasional terkontraksi menjadi Rp46,73 triliun pada April.
Nilai iuran program pensiun sukarela dan wajib juga kompak meningkat pada April 2026. Total aset dana pensiun per April 2026 mencapai Rp1,690,64 triliun, tumbuh 6,12 persen secara tahunan. Jumlah pesertanya mencapai 30,14 juta orang.
Dalam kesimpulan, masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, seperti kegiatan 'Glow and Grow' dan Pojok Wirausaha Nasabah. Selain itu, pensiun dini batu bara di Indonesia masih terhambat oleh masalah struktural, namun dengan adanya dana transisi energi yang banyak, diharapkan dapat mempercepat pensiunnya PLTU batu bara di Indonesia. Industri asuransi dan dana pensiun juga terus tumbuh, dengan total aset industri asuransi nasional mencapai Rp1,202,16 triliun dan total aset dana pensiun mencapai Rp1,690,64 triliun pada April 2026.















