Inspirasi CHANEL Haute Couture F W 2026 2027 Saat Dongeng Klasik Menjadi Adibusana

Lifestyle15 Dilihat
banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 15 July 2026 | Matthieu Blazy, kreatif direktur CHANEL Haute Couture, telah memulai perjalanan koleksi F/W 2026-2027 dengan membuka kembali Les Fées, Contes des Contes, sebuah buku dongeng klasik yang pernah dimiliki oleh Gabrielle Chanel. Buku tersebut menjadi inspirasi untuk koleksi ini, namun tidak dalam arti menghidupkan kembali cerita-cerita lama secara harfiah. Blazy memilih menerjemahkannya menjadi detail yang lebih subtil, seperti sulur tanaman yang menjalar di atas gaun serta palet warna bumi, wol, dan aksen bulu yang menghadirkan kehangatan.

Setiap bordir, setiap tekstur, hingga aksesori menjadi bagian dari narasi yang saling terhubung. Di balik setiap tampilan, terdapat lanskap yang terasa seperti sebuah hutan dalam dunia dongeng. Bukan melalui latar panggung, melainkan lewat detail-detail kecil yang mudah terlewat jika tidak diamati dengan saksama.

banner 336x280

Bordir dedaunan dan bunga tumbuh di atas tweed dan gaun, sulur tanaman menjalar mengikuti siluet tubuh. Cerita itu berlanjut pada kancing berbentuk sangkar burung, burung, dan bunga yang tersebar di berbagai tampilan. Bahkan tas dan sepatu pun ikut mengusung sentuhan flora dan fauna, membuat seluruh koleksi terasa seperti berada dalam satu semesta yang sama.

CHANEL Haute Couture Fall/Winter 2026-2027 menunjukkan bagaimana Matthieu Blazy memandang haute couture sebagai medium untuk menyampaikan cerita. Setiap detail, setiap tekstur, dan setiap aksesori menjadi bagian dari narasi yang saling terhubung. Melalui koleksi ini, halaman-halaman Les Fées, Contes des Contes tidak lagi hanya menjadi bacaan, melainkan menjelma menjadi rangkaian adibusana yang menghidupkan kembali rasa kagum terhadap dunia fantasi.

CHANEL Haute Couture Fall/Winter 2026-2027 menunjukkan bagaimana haute couture dapat dianggap sebagai medium untuk menyampaikan cerita yang lebih dalam dan kompleks. Dengan demikian, Matthieu Blazy telah berhasil membuat koleksi ini menjadi lebih dari sekedar pakaian, tetapi sebuah pengalaman yang dapat dinikmati oleh pengamat.

Hal ini menunjukkan bagaimana CHANEL Haute Couture dapat terus berkembang dan menemukan inspirasi dari berbagai sumber, termasuk dongeng klasik. Dengan demikian, koleksi ini dapat menjadi contoh bagi para desainer yang ingin menciptakan karya yang lebih imajinatif dan kompleks.

Secara keseluruhan, CHANEL Haute Couture Fall/Winter 2026-2027 menunjukkan bagaimana haute couture dapat dianggap sebagai medium untuk menyampaikan cerita yang lebih dalam dan kompleks. Dengan demikian, Matthieu Blazy telah berhasil membuat koleksi ini menjadi lebih dari sekedar pakaian, tetapi sebuah pengalaman yang dapat dinikmati oleh pengamat.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:

Tinggalkan Balasan