Pemerintah Luncurkan Skema Bansos Baru: Bantuan Langsung Tunai Rp5,4 Juta dengan Teknologi AI

Nasional2 Dilihat
banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 10 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan skema bantuan sosial (bansos) baru yang berbeda dari sebelumnya. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa pemerintah akan menerapkan sistem direct cash transfer atau bansos tunai langsung ke rekening penerima. Setiap penerima manfaat berpotensi menerima bantuan hingga Rp5,4 juta per orang yang nantinya akan disaring menggunakan artificial intelligence (AI).

Skema Bansos Baru

Skema bansos baru ini merupakan bagian dari upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan ketepatan sasaran sekaligus menekan kebocoran anggaran negara. Luhut menjelaskan bahwa seluruh data penerima bansos nantinya akan dipadukan dan dianalisis menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Teknologi ini akan digunakan untuk menyaring serta mengelompokkan masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan.

banner 336x280

Langkah digitalisasi bansos tersebut telah diuji coba melalui proyek percontohan di Banyuwangi, Jawa Timur. Luhut menyebut hasilnya cukup positif sehingga pemerintah mulai memperluas implementasi program ke 42 kabupaten dan kota di berbagai daerah. Apabila tahap perluasan itu berjalan sesuai rencana, pemerintah akan melakukan implementasi nasional pada Oktober 2026 yang mencakup seluruh 514 kabupaten dan kota di Indonesia.

Manfaat Skema Bansos Baru

Skema bansos baru ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi belanja negara dan memangkas potensi salah sasaran. Penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran diyakini mampu menghemat anggaran hingga puluhan bahkan ratusan miliar rupiah. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan peluncuran Digital Single ID pada akhir tahun ini. Identitas digital tunggal tersebut akan mengintegrasikan berbagai data kependudukan dan bantuan sosial sehingga proses verifikasi penerima manfaat menjadi lebih akurat.

Dengan sistem baru tersebut, pemerintah berharap program perlindungan sosial dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran di tengah upaya menjaga daya beli masyarakat serta meningkatkan kualitas belanja negara.

Pemerintah berkomitmen penuh untuk menghadirkan program perlindungan sosial yang semakin responsif, terintegrasi, dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi kesejahteraan rakyat. Dengan demikian, diharapkan skema bansos baru ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi kemiskinan di Indonesia.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:

Tinggalkan Balasan