Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 01 Mei 2026 | Yadea Indonesia berhasil menorehkan prestasi signifikan dalam uji lapangan rute Bandung‑Bogor, Jawa Barat. Kedua motor listrik andalannya, Osta P dan Velax U, menempuh jarak lebih dari 150 kilometer hanya dengan satu kali pengisian penuh di awal pengujian.
Pengujian Rute Bandung–Bogor
Rute yang dipilih meliputi kombinasi jalan perkotaan, jalur menanjak, serta tikungan berliku yang menantang. Kondisi lalu lintas yang padat dan variasi permukaan jalan memberikan skenario penggunaan yang realistis bagi kendaraan listrik.
Hasil dan Analisis
Motor Osta P mencatat jarak tempuh 153 km dengan sisa baterai 13 persen. Sementara Velax U menorehkan jarak terjauh, yakni 156 km, dan masih menyisakan 23 persen daya baterai. Kedua angka tersebut menunjukkan efisiensi energi yang tinggi dalam kondisi penggunaan nyata.
- Osta P: 153 km, sisa baterai 13%
- Velax U: 156 km, sisa baterai 23%
Keberhasilan ini menegaskan bahwa teknologi baterai dan sistem manajemen energi Yadea mampu mengoptimalkan performa pada medan yang beragam.
Pernyataan Manajemen Yadea
Andy Luo, VP & GM Sales and Marketing Yadea Indonesia, menjelaskan bahwa hasil uji ini membuktikan keandalan motor listrik Yadea dalam kondisi lapangan. Ia menambahkan, “Yadea menjadi satu‑satu merek dengan jangkauan teruji lebih dari 150 kilometer di Indonesia, yang menegaskan kekuatan teknologi serta daya tahan ultra‑jauh kami.”
Menurut Luo, kedua motor melewati segmen jalan perkotaan, jalur menanjak, dan area berkelok, sehingga dapat menilai performa secara menyeluruh.
Implikasi bagi Industri Kendaraan Listrik di Indonesia
Prestasi ini memiliki dampak strategis bagi adopsi kendaraan listrik (EV) di tanah air. Jarak tempuh lebih dari 150 km mengurangi kekhawatiran “range anxiety” yang masih menjadi hambatan utama konsumen. Dengan bukti lapangan yang kuat, produsen lain kemungkinan akan terdorong untuk meningkatkan kapasitas baterai serta efisiensi sistem.
Selain itu, keberhasilan Yadea dapat memperkuat ekosistem pengisian daya di Indonesia. Jika motor dapat menempuh jarak lebih jauh dengan satu kali charge, infrastruktur pengisian di kota‑kota besar dapat dioptimalkan tanpa harus menambah jumlah stasiun secara signifikan.
Prospek Pasar dan Rencana Kedepan
Yadea menargetkan ekspansi penjualan motor listriknya ke lebih banyak provinsi, sekaligus memperluas jaringan layanan purna jual. Strategi tersebut diharapkan dapat mempercepat penetrasi EV di pasar Indonesia, khususnya pada segmen commuter yang mengutamakan efisiensi biaya operasional.
Dengan hasil uji yang menggembirakan, Yadea siap memperkenalkan varian baru yang mengusung teknologi baterai berkapasitas lebih tinggi, serta fitur-fitur pintar untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengendara.
Secara keseluruhan, uji Bandung‑Bogor menegaskan posisi Yadea sebagai pionir dalam inovasi motor listrik di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi perkembangan infrastruktur dan adopsi kendaraan ramah lingkungan secara lebih luas.