Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 30 Maret 2026 | Sejumlah sorotan kembali menghangatkan dunia sepak bola internasional pada akhir pekan ini. Di satu sisi, Liverpool mengadakan sesi uji coba yang menampilkan pemain muda berpotensi menggantikan posisi legenda Mo Salah, sementara timnas Prancis menorehkan serangkaian gol spektakuler melawan Kolombia dalam laga persahabatan. Di sisi lain, spekulasi mengenai masa depan Mohamed Salah semakin memanas, dengan nama-nama klub besar dari Serie A hingga Liga Arab muncul dalam perbincangan.
Calon Pengganti Mo Salah di Liverpool Tunjukkan Kreativitas
Pada pertandingan uji coba yang diadakan di fasilitas latihan Anfield, pemain berusia 21 tahun yang kini dianggap sebagai kandidat utama menggantikan Mo Salah berhasil mencatatkan assist pertama dalam kariernya bersama The Reds. Assist tersebut diberikan kepada striker tengah Liverpool dalam sebuah serangan balik yang berujung pada gol penutup pertandingan. Penampilan ini menegaskan bahwa Liverpool sedang menyiapkan opsi regenerasi di sisi serang, mengingat kontrak Salah masih berjalan hingga 2027 namun masa depannya di Anfield diprediksi akan berakhir pada akhir musim ini.
Pelatih Jürgen Klopp memuji kemampuan teknis dan kecepatan pemain muda tersebut, menyebutnya “bisa menjadi solusi jangka panjang” bila Salah memutuskan untuk meninggalkan klub. Meski belum diumumkan secara resmi, nama-nama beberapa akademi Liverpool, termasuk mantan pemain muda timnas Prancis, disebut-sebut dalam lingkaran internal klub.
Prancis Pesta Gol, Kolombia Kalah Telak
Dalam laga persahabatan yang digelar di Paris, timnas Prancis menampilkan serangan mematikan dengan mencetak total enam gol melawan Kolombia. Gol pertama tercipta lewat tendangan bebas yang dieksekusi dengan presisi, diikuti oleh serangkaian serangan balik cepat yang memanfaatkan kecepatan penyerang sayap. Penampilan gemilang para pemain Prancis ini menegaskan kesiapan mereka menjelang turnamen besar mendatang, sekaligus memberi sinyal bahwa skuad Les Bleus berada dalam fase puncak performa.
Kolombia, yang berjuang keras untuk menemukan ritme setelah serangkaian kekalahan, gagal menahan tekanan tinggi dari pihak Prancis. Meskipun mencetak satu gol melalui tendangan jarak jauh, mereka tetap berada di bawah bayang-bayang pertahanan yang rapat.
Spekulasi Besar: Masa Depan Mohamed Salah
Sementara Liverpool dan Prancis menikmati momen positif, nama Mohamed Salah menjadi topik hangat di ruang gencar transfer. Setelah mengumumkan niatnya untuk meninggalkan Anfield pada akhir musim ini, sejumlah media Italia, termasuk Gazzetta dello Sport, melaporkan bahwa Salah sedang mempertimbangkan kepindahan kembali ke Serie A, khususnya ke mantan klubnya, AS Roma.
Menurut laporan, Roma bersedia menawar gaji yang jauh di bawah tuntutan saat ini, mengingat kontrak Salah di Liverpool bernilai sekitar €12 juta per musim (setara Rp 234 miliar). Klub Italia tersebut memiliki batas gaji sekitar €4 juta (Rp 78 miliar), sehingga negosiasi akan memerlukan penyesuaian signifikan dari pihak pemain. Namun, para analis menilai peluang kepindahan masih terbuka asalkan Salah bersedia menurunkan ekspektasi finansial demi tantangan baru.
Selain Roma, nama klub Arab Saudi Al Ittihad juga muncul sebagai alternatif. Pihak agen Salah, Ramy Abbas Issa, menyatakan bahwa keputusan akhir masih tergantung pada tawaran yang paling sesuai dengan ambisi dan kondisi pribadi pemain. Sementara itu, Liverpool secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap keinginan Salah untuk mengejar tantangan baru, meski klub tetap mengharapkan kontribusi maksimal hingga akhir kontrak.
Implikasi bagi Liverpool dan Tim Nasional Prancis
Jika Salah resmi pindah, Liverpool akan bergantung pada pemain muda yang baru saja mencatatkan assist dalam uji coba. Kombinasi antara talenta muda dan pengalaman pemain senior dapat menjadi formula baru bagi The Reds dalam meraih kesuksesan domestik maupun kompetisi Eropa. Di sisi lain, performa gemilang Prancis menambah optimisme bagi pelatih Didier Deschamps menjelang Piala Dunia, dengan harapan skuad dapat menyalurkan kreativitas serangan yang terbukti efektif melawan lawan kuat seperti Kolombia.
Dengan dinamika transfer yang masih belum pasti, musim akhir Liga Premier ini diprediksi akan menjadi ajang pertaruhan strategi bagi Liverpool, sementara para penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan bagaimana akhir kisah salah satu penyerang paling produktif era modern.