Ubud Food Festival 2026: Menghormati Petani dan Merayakan Boga

Lifestyle38 Dilihat
banner 468x60

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 24 June 2026 | Ubud Food Festival 2026 baru saja berakhir dengan sukses di Taman Kuliner, Ubud, Bali. Festival ini bertajuk “Farmers: Guardians of the Land and Sea” dan memiliki tema yang sangat menarik, yaitu menghormati petani dan merayakan boga. Selama empat hari, Ubud dijadikan pusat aktivitas gastronomi, dengan berbagai diskusi panel, masterclass, lokakarya memasak bersama pegiat gastronomi, serta pekan kuliner dari berbagai restoran, jenama, dan juru masak.

Festival ini tidak hanya dihadiri oleh chef dan mixologist mancanegara, tetapi juga petani, nelayan, dan komunitas adat. Salah satu bintang di festival ini adalah Kate Reid, pendiri Lune Croissanterie, bakery yang konon memiliki croissant terbaik di dunia. Kate memulai karir sebagai insinyur untuk Formula 1 sebelum memutuskan banting setir menggulung croissant. Turut hadir juga Darren Leaney, acaraki dari bar pujaan hati warga Melbourne, Caretaker’s Cottage.

banner 336x280

Andrawina-andrawina yang menyemarakkan Ubud Food Festival menyajikan cita rasa yang menarik. Joe Napol, chef asal Bangkok peraih dua bintang Michelin untuk Nawa dan Michelin Guide untuk Samlor, menghidangkan interpretasinya terhadap kulinaria Nusantara. Digelar di Indus Restaurant, masakan Bali diracik dengan bumbu Thai, menghasilkan gegar budaya yang unik.

Malam terakhir Ubud Food Festival ditutup oleh chef kenamaan Ubud peraih bintang Michelin, Syrco Bakker dari Syrco BASÈ; yang menyajikan andrawina empat tangan bersama Ben Devlin dari Pipit, restoran kesayangan Melbourne. Mengecap sajian Ubud Food Festival 2026 dan berbincang dengan pakar boga dan pangan, kita diundang memaknai Tanah Air dengan lebih mendalam.

Ubud Food Festival 2026 tidak hanya menawarkan pengalaman gastronomi yang unik, tetapi juga kesempatan untuk menghormati petani dan merayakan boga. Festival ini menunjukkan bahwa yang mengasupi kita berasal dari pulau-pulau dan lautan yang merangkai Nusantara. Tiap bulir nasi tidak akan tersuap tanpa petani-petani yang memunggawangi tradisi agrikultur kita.

banner 336x280
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:

Tinggalkan Balasan