Asteroid Apophis akan Melintas Dekat Bumi 2029: Fenomena Langka yang Bisa Dilihat Mata Telanjang

Berita Hari Ini Terlengkap di Asia – KGNews.asia – 18 April 2026 | Asteroid berbentuk lonjong yang dikenal dengan nama 99942 Apophis akan melintasi lintasan dekat Bumi pada 13 April 2029, menandai salah satu peristiwa astronomi paling menakjubkan dalam abad ini.

Apa itu Asteroid Apophis?

Apophis merupakan asteroid dekat Bumi (NEO) yang terbentuk dari puing‑puing material tata surya miliaran tahun lalu. Dengan diameter rata‑rata sekitar 340 meter dan panjang maksimal mencapai 450 meter, benda ini masuk dalam kategori asteroid berukuran menengah. Namanya diambil dari tokoh ular jahat dalam mitologi Mesir, mencerminkan kekhawatiran awal para ilmuwan akan potensi tabrakan.

Baca juga:
Gaji Astronot NASA Tembus Rp2,5 Miliar per Tahun: Fakta Mengejutkan di Balik Angka Besar

Jadwal lintas dekat Bumi

Menurut perhitungan terbaru, pada 13 April 2029 pukul 21.46 WIB, Apophis akan berada pada jarak kira‑kira 36.000 kilometer dari permukaan bumi—jarak yang lebih dekat daripada satelit komunikasi geostasioner. Pada saat yang sama, wilayah‑wilayah di belahan bumi timur, khususnya Asia, berpeluang melihat asteroid ini dengan mata telanjang pada malam hari.

Karakteristik fisik dan rotasi

Pengamatan radar mengungkapkan bahwa Apophis memiliki bentuk memanjang menyerupai telur, dengan kemungkinan terdiri atas dua lobus yang terhubung. Benda ini berotasi setiap 31 jam, namun juga menunjukkan gerakan “goyang” yang disebut non‑principal axis rotation, yang mengubah orientasinya secara perlahan selama sekitar 264 jam.

Dampak dan peluang penelitian

Meskipun jarak terdekatnya masih aman, peristiwa ini memberikan kesempatan langka bagi komunitas ilmiah. Observatorium di seluruh dunia, serta badan antariksa seperti NASA dan European Space Agency (ESA), telah menyiapkan serangkaian pengamatan spektral, fotometri, dan radar untuk mempelajari komposisi mineral, struktur internal, serta dinamika rotasi asteroid.

Baca juga:
CCTV Malang Ungkap Fenomena Benda Bercahaya di Langit, Warga Gelisah, BMKG Tegaskan Tidak Perlu Panik

Data yang diperoleh dapat meningkatkan model prediksi bahaya asteroid di masa depan, sekaligus membuka peluang untuk teknologi mitigasi, misalnya melalui pengalihan lintasan (planetary defense).

Prediksi masa depan Apophis

Setelah melewati Bumi pada 2029, Apophis diproyeksikan kembali mendekat pada 30 Maret 2036, namun dengan jarak aman sekitar 8,4 juta kilometer. Analisis orbit selama satu abad ke depan menunjukkan tidak ada risiko tabrakan signifikan, sehingga kepanikan dapat dihindari.

Peristiwa ini juga menegaskan pentingnya pemantauan terus‑menerus terhadap objek‑objek NEO, yang secara kolektif dapat melindungi planet kita dari ancaman potensial.

Baca juga:
Asteroid Apophis: Dekat Bumi 13 April 2029, Bisa Dilihat Mata Telanjang!

Dengan mata dunia tertuju pada lintasan Apophis, publik diharapkan dapat menikmati fenomena langit yang jarang terjadi, sambil menyadari nilai ilmiah yang terkandung di dalamnya.

Tinggalkan komentar